UNDIP, Semarang (11/3). Rektor Universitas Diponegoro (UNDIP), Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., didampingi oleh ibu Dewi Suharnomo melakukan test drive Kendaraan Operasional Satuan (Ransus Jeep 4×4) Maung Mv3 Seri Tangguh pada Sabtu, 8 Maret 2025.
Kendaraan taktis ini merupakan bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk Kodim 0733 Kota Semarang. Perjalanan dimulai dari Muladi Dome, menyusuri area kampus UNDIP untuk menguji performa Maung.
Dalam uji coba ini, Prof Suharnomo merasakan langsung ketangguhan Maung saat menyusuri jalanan berbukit di kampus UNDIP. Rektor UNDIP mengungkapkan rasa bangga setelah mengendarai jeep tersebut.
“Modelnya keren sekali. Look-nya luar biasa. Suspensinya ringan meskipun mobilnya terlihat besar. Hanya ada beberapa fitur yang berbeda letaknya. Biasanya terdapat di sisi kanan, namun pada Maung ada di sebelah kiri. Keren dan bangga pada Maung, karya anak bangsa“, ujar Prof Suharnomo.
Jeep Maung yang dikendarai Rektor UNDIP, menggunakan mesin diesel 2.200 cc dan memiliki sasis ladder frame yang kuat. Mobil tersebut mampu melaju dengan kecepatan hingga 100 km/jam. Model tertinggi di atas Mv3 Tangguh adalah model Mv3 Garuda Limousine digunakan sebagai mobil dinas resmi Presiden Republik Indonesia dan khusus untuk membawa penumpang VVIP.
Selain Rektor UNDIP, warga Semarang yang datang ke Muladi Dome dapat melihat dari dekat dan juga menikmati rasanya menaiki mobil Maung yang gagah ini mengelilingi Kampus UNDIP Tembalang. Jeep Maung adalah kendaraan taktis ringan (rantis) 4×4 buatan PT. Pindad, dirancang untuk kebutuhan militer dan sipil. Nama “Maung” diambil dari Bahasa Sunda yang berarti “Harimau”, mencerminkan ketangguhan dan kelincahan kendaraan ini di berbagai medan.
Kapten Inf Tono sebagai Pasiops Kodim 0733/Kota Semarang menyampaikan bahwa tujuan dari test drive ini yaitu untuk mengenalkan dan memasyarakatkan Ransus Maung, sehingga Kodim 0733 melaksanakan konvoi yang berjarak relatif jauh dari Kodim menuju Muladi Dome UNDIP sambil menyapa masyarakat.
“Muladi Dome UNDIP saat ini ada kegiatan Bazar Ramadan yang banyak dikunjungi masyarakat dan mahasiswa, sehingga momen itu sangat baik untuk melaksanakan pengenalan sekaligus test drive Ransus Maung dan agar TNI lebih dekat dan menyatu dengan masyarakat dan mahasiswa, karena TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat,” ungkap Kapten Inf Tono.