UNDIP, Semarang (17/3) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi membuka perpustakaan baru bernama FIMEL (FISIP International Madany Encouraging Library). FIMEL sendiri dirancang untuk menjadi pusat literasi dan inovasi yang mendorong produktivitas akademik bagi mahasiswa dan dosen terutama dalam menghasilkan karya-karya ilmiah.
Acara peresmian ini dihadiri oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., Wakil Rektor IV, Wijayanto, Ph.D. serta jajaran pimpinan fakultas, ketua lembaga, dan para dosen FISIP.
Dalam sambutannya, Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, memberikan apresiasi terhadap inisiatif FISIP dalam meningkatkan fasilitas akademik. Menurutnya sejarah membuktikan perpustakaan merupakan pilar utama kemajuan peradaban, baik dalam Islam maupun di dunia Barat. Oleh karena itu, kita harus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat sumber daya ilmu pengetahuan, penelitian, dan inovasi. Akses terhadap literatur berkualitas dan fasilitas riset yang memadai akan menjadi kunci dalam pengembangan akademik di FISIP UNDIP.
“Fasilitas di FISIP UNDIP sudah memenuhi standar internasional. Kini, tantangannya adalah meningkatkan kualitas akademik. Saya sangat mengapresiasi langkah ini dan berharap semangatnya terus terjaga. Langkah selanjutnya, kita harus memperkuat atmosfer akademik dan mengoptimalkan potensi besar yang kita miliki ini untuk meningkatkan peringkat FISIP di WCU,” ujarnya.
Wakil Rektor IV UNDIP, Wijayanto, Ph.D. mengatakan peresmian bangunan perpustakaan berstandar internasional ini semoga menjadi tonggak penting mewujudkan atmosfer akademik yang juga bertaraf internasional di FISIP. Diharapkan keberadaan perpustakaan ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh civitas academica FISIP dalam menciptakan budaya akademik kelas dunia.
“Sesuai dengan arahan Rektor, FISIP menjadi salah satu Fakultas di UNDIP yang menjadi lokomotif dalam upaya UNDIP menembus peringkat 500 besar dunia. Secara lebih spesifik, FISIP mesti menjadi yang terdepan untuk mendukung target UNDIP untuk mencapai 3.000 publikasi terindeks Scopus pada tahun 2025, dengan mendorong setiap dosen untuk mempublikasikan minimal dua artikel Scopus per tahun”, tambahnya.
Dekan FISIP, Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin., mengungkapkan bahwa istilah “Encouraging” dalam nama FIMEL mencerminkan tujuan perpustakaan ini sebagai ruang yang memotivasi komunitas akademik untuk terus berkarya. Sementara itu, kata “Madany” merujuk pada konsep masyarakat madani serta kota Madinah sebagai simbol pencerahan, mencerminkan harapan agar FISIP semakin bersinar dalam dunia akademik.
Dengan kehadiran FIMEL, FISIP UNDIP menargetkan peningkatan produktivitas akademik melalui karya tulis berstandar internasional dan mendukung mahasiswa dalam menyelesaikan studi tepat waktu. Diharapkan, perpustakaan ini dapat memperkuat atmosfer akademik di lingkungan FISIP serta berkontribusi lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan riset. (Kom Pub Fisip, Ed. NH)