4th ICOCAS 2026: Meninjau Kembali Keberlanjutan Lingkungan melalui Perspektif Humaniora

UNDIP, Semarang (22/5) – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro kembali menyelenggarakan The 4th International Conference on Culture and Sustainable Development (ICOCAS) 2026 sebagai bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis Fakultas Ilmu Budaya UNDIP. Mengusung semangat kolaborasi global dan pertukaran gagasan lintas disiplin, konferensi internasional ini hadir sebagai ruang akademik untuk membahas berbagai isu strategis terkait budaya, masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan.

Tahun ini, ICOCAS 2026 mengangkat tema “Rethinking Environmental Sustainability in Indonesia: Environmental Justice and Community Resilience”. Tema tersebut menyoroti pentingnya peran ilmu humaniora dalam memahami dan merespons tantangan keberlanjutan lingkungan, keadilan ekologis, serta ketahanan komunitas di tengah perubahan global yang semakin kompleks.

ICOCAS 2026 akan diselenggarakan pada 4–5 Agustus 2026 di Semarang, Indonesia, dan akan mempertemukan akademisi, praktisi, serta pemerhati isu sosial dan budaya dari berbagai negara. Melalui seminar dan forum diskusi internasional, peserta diajak untuk bertukar perspektif, membangun jejaring akademik, serta menciptakan kolaborasi yang berdampak luas.

Konferensi ini juga menjadi kesempatan berharga bagi para peneliti untuk mempresentasikan hasil riset terbaru, memperluas kerja sama internasional, dan mengeksplorasi pendekatan multidisipliner dalam menjawab isu-isu lingkungan dan sosial kontemporer.

Dengan menghadirkan diskusi yang inspiratif, ICOCAS 2026 diharapkan mampu memperkuat kontribusi ilmu budaya dan humaniora dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal kegiatan, pendaftaran peserta, dan pengiriman artikel dapat diakses melalui situs resmi ICOCAS 2026: https://icocas.fib.undip.ac.id/

Mari menjadi bagian dari forum akademik internasional dan bersama-sama membangun kolaborasi global.

Share this :
No data was found