CKG dan Donor Darah UNDIP Dorong Budaya Kampus Sehat dan Peduli

UNDIP, Semarang (28/9) – Universitas Diponegoro melalui UPT Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) kembali mendekatkan layanan kesehatan kepada civitas academica dalam aksi pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dipadukan dengan Donor Darah Kantor Pusat UNDIP pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Baca Lantai I Direktorat Perpustakaan, Undip Press, dan Kearsipan, Kampus UNDIP Tembalang ini menjadi ruang bagi warga kampus untuk mengenali kondisi kesehatannya sejak dini sekaligus berkontribusi pada kebutuhan darah bagi masyarakat.

Sebanyak 105 orang mengikuti mengikuti layanan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu)/CKG, sedangkan 33 orang berpartisipasi dalam donor darah. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, tinggi dan berat badan, serta lingkar perut. Hasil pemeriksaan menjadi langkah awal untuk mengenali faktor risiko kesehatan sehingga peserta dapat mengambil tindakan lebih cepat bila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian.

Layanan konsultasi didukung Tim UP3 Fakultas Kedokteran UNDIP, yakni Unit Pengembangan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Tim dokter dan tenaga ahli yang terlibat terdiri atas dr. Widyawati, Sp.KK., dan Dr. dr. Puguh Riyanto, Sp.KK., keduanya dari bidang Dermatologi dan Venereologi (Kulit dan Kelamin), serta Faizah Fulyani, S.Si., M.Sc., Ph.D., dengan kepakaran Biomedik, Biologi Molekuler dan Biokimia. Peserta yang memperoleh hasil pemeriksaan di luar batas normal dapat berkonsultasi untuk mengetahui langkah tindak lanjut yang sesuai.

Sementara itu, kegiatan donor darah didukung Unit Pengelola Darah (UPD) RSD K.R.M.T. Wongsonegoro Semarang. Pelaksanaan CKG juga melibatkan Puskesmas Bulusan, UPT K3L UNDIP, KSR UNDIP, dan unsur Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP. Kolaborasi tersebut mempertemukan layanan promotif, preventif, konsultasi kesehatan, dan aksi kemanusiaan dalam satu kegiatan.

Kepala UPT K3L UNDIP, Dr. Bina Kurniawan, S.K.M., M.Kes., mengatakan layanan ini diarahkan untuk membantu civitas academica mengenali kondisi kesehatannya lebih awal. “Kami ingin pemeriksaan ini menjadi sarana deteksi dini. Jika ditemukan hasil yang kurang normal, peserta dapat berkonsultasi dan melanjutkan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan agar mendapat penanganan yang tepat,” ujarnya. Ia menambahkan, kegiatan donor darah juga menjadi bentuk kontribusi civitas academica untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

UPT K3L UNDIP berupaya mengembangkan layanan kesehatan kampus secara berkelanjutan. Ke depan, pemeriksaan kesehatan direncanakan semakin luas, termasuk penguatan deteksi dini kesehatan mental bagi pegawai dengan melibatkan Fakultas Psikologi UNDIP.

Rangkaian kegiatan CKG dan Donor Darah ini menegaskan peran UNDIP dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan kondusif. Dengan sinergi yang terus terjalin antarunit internal maupun mitra kesehatan luar, UNDIP optimis kualitas kesehatan warga kampusnya dapat terus terjaga demi mendukung iklim pendidikan yang produktif dan berkelanjutan. (Komunikasi Publik/UNDIP/DHW)

Share this :
SDG-16
SDG-17