UNDIP, Aceh (20/1) – Memasuki hari kedua dikirimnya Tim Penanggulangan Bencana D-DART UNDIP yakni Tim V langsung terjun melakukan kegiatan asistensi bagi penyintas bencana di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh dengan berfokus pada pendampingan psikososial anak dan perpustakaan mini keliling.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 60 (enam puluh) anak dengan rangkaian aktivitas seperti mendongeng, bernyanyi bersama, permainan interaktif, terapi spiritual, dan layanan perpustakaan mini keliling.
Koordinator Tim V, Ns. Nur Hafizhah Widyaningtyas, S.Kep., M.Kep. melaporkan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar. “Selain pendampingan, tim juga menyalurkan berbagai logistik, antara lain makanan ringan, buku dan media belajar keagamaan, kebutuhan anak dan bayi, serta seragam sekolah,” ujar Nur Hafizhah.
Dari hasil diskusi dengan petugas kesehatan setempat bahwa obat-obatan, khususnya obat mata dan obat kulit topikal masih sangat dibutuhkan.
Untuk melakukan pendampingan dan memberikan bantuan, Tim Penanggulangan Bencana D-DART UNDIP menghadapi tantangan yakni akses menuju lokasi yang terbatas dengan waktu tempuh sekitar 3 jam, serta kondisi cuaca yang berpotensi memburuk. Tapi itu semua tidak menyurutkan semangat Tim untuk melakukan misi kemanusiaan. Hingga saat ini, kebutuhan dasar warga seperti air bersih dan listrik masih menjadi prioritas utama.
Tim V UNDIP ini dijadwalkan bertugas pada 19–24 Januari 2026 di Aceh Tamiang serta wilayah Universitas Syiah Kuala. Tim akan bersinergi dengan tim UNDIP lainnya yang telah lebih dahulu bertugas, khususnya dalam penyediaan air bersih serta layanan gizi bencana bagi kelompok masyarakat berisiko tinggi, seperti balita dan ibu hamil. (Komunikasi Publik/UNDIP/Fadhil, ed. Ut)








