UNDIP, Semarang (27/5) – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti upacara persemayaman Prof. Ir. Johannes Hutabarat, M.Sc., Ph.D. yang dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 13.00 WIB di Gedung SA-MWA, Kampus UNDIP Tembalang. Almarhum, merupakan salah satu Guru Besar terbaik Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), dilepas oleh segenap civitas academica, keluarga, serta para kolega dan mitra, setelah mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu, 24 Mei 2026.
Kepergian Prof. Johannes meninggalkan duka bagi keluarga besar UNDIP, khususnya FPIK dan Program Pascasarjana Manajemen Sumber Daya Perairan. Bagi civitas academica, beliau dikenang sebagai akademisi, pemimpin, sekaligus figur yang turut memperkuat fondasi pengembangan ilmu perikanan, kelautan, dan pengelolaan sumber daya perairan di Indonesia.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya sosok yang dikenal hangat dan penuh dedikasi. Ia mengenang pertemuan terakhir dengan almarhum beberapa waktu lalu, saat membahas berbagai rencana kerja sama strategis yang menunjukkan semangatnya yang tak pernah surut dalam memajukan institusi.
“Secara pribadi dan atas nama Universitas Diponegoro, kami merasa kehilangan figur yang begitu terbuka, ringan tangan, dan selalu hadir dalam berbagai upaya kemajuan kampus. Beliau dikenal sebagai pribadi yang menyenangkan, membangun relasi tanpa sekat, serta konsisten membantu banyak pihak dengan tulus,” ujarnya.
Rektor juga menambahkan, jejak pengabdian Prof. Johanes tidak hanya tercermin dari jabatan yang pernah diemban, tetapi juga dari energi besar yang dicurahkan dalam berbagai aktivitas akademik dan kolaborasi lintas sektor. “Apa yang telah beliau tanamkan di UNDIP dan berbagai institusi lain menjadi warisan berharga. Semoga seluruh dedikasi tersebut mendapatkan balasan terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tutur Prof. Suharnomo.
Almarhum Prof. Johannes meniti jalan panjang di dunia pendidikan sejak lulus dari Fakultas Peternakan dan Perikanan UNDIP pada tahun 1976. Semangat kepakarannya membubung tinggi saat beliau menyelesaikan studi Magister (S2) dan Doktor (S3) di The University of Stirling, Inggris, sebuah institusi yang kental dengan keunggulan riset akuatik global. Beliau juga memperluas wawasan kebangsaannya melalui Kursus Singkat Angkatan II PTSI di LEMHANAS pada tahun 1999.
Komitmen kepemimpinan almarhum di UNDIP tercermin dari berbagai posisi strategis yang pernah diemban, di antaranya:
- Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) selama dua periode (2003–2011).
- Ketua Program Studi S2 Manajemen Sumber Daya Perairan (MSDP) serta perintis program Double Degree Pascasarjana UNDIP (2007–2012).
- Sekretaris Senat Guru Besar UNDIP (1990–1994) serta Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi UNDIP (1994–1997).
Kiprah Prof. Johannes tidak hanya menggema di dalam lingkaran internal UNDIP. Dedikasi publiknya meluas ke berbagai institusi pendidikan dan organisasi profesi nasional. Beliau aktif sebagai penggerak komunitas keilmuan pesisir dan akuakultur, asesor nasional, hingga tercatat pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor I Universitas Semarang (1996–2002) dan tengah mengemban amanah sebagai Rektor Universitas Maritim AMNI periode 2024–2028.
Di dunia industri dan kebijakan maritim, Beliau memegang peran kunci sebagai Ketua Dewan Pengarah Masyarakat Akuakultur Indonesia sejak 2020; Ketua Konsorsium Mitra Bahari Regional Center Jawa Tengah sejak 2006; Ketua Himpunan Ahli Pengelola Pesisir Indonesia (HAPPI) Provinsi Jawa Tengah sejak 2009; Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Seluruh Indonesia (FP2TPKI), serta Asesor BAN-PT selama hampir tiga dekade.
Upacara persemayaman menjadi momen reflektif bagi seluruh hadirin untuk mengenang nilai-nilai keteladanan yang ditinggalkan almarhum baik integritas, kepedulian, dan semangat kolaboratif. Kehadirannya tidak hanya membentuk perkembangan institusi, tetapi juga menginspirasi generasi akademisi untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.
Universitas Diponegoro menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengabdian Prof. Dr. Ir. Johanes Hutabarat, M.Sc. Dedikasi yang telah ditorehkan akan senantiasa menjadi bagian dari perjalanan dan penguatan peran UNDIP dalam memberikan manfaat nyata bagi bangsa. (Komunikasi Publik/UNDIP/DHW)








