Semarak Ramadan, UNDIP Hadirkan Wamen Haji dan Umroh RI

UNDIP, Semarang (25/2) – Setiap tahunnya Masjid Kampus Universitas Diponegoro (Maskam UNDIP) rutin mengadakan berbagai kegiatan untuk mengisi bulan suci Ramadan. Di awal Bulan Ramadhan tahun ini, menghadirkan Wakil Menteri Haji dan Umroh Republik Indonesia, Dr. Dahnil Ahzar Simanjuntak. S.E.,M.E. yang merupakan alumni Doktoral FEB UNDIP untuk memberikan tausiyah di Maskam UNDIP.

Acara tersebut dilaksanakan pada Senin, 23 Februari 2026 di Maskam UNDIP setelah Salat Tarawih. Turut hadir Rektor UNDIP, Pengurus Takmir Maskam UNDIP, Pejabat Kemenhaj RI, serta jamaah Salat Tarawih lainnya yang di dominasi oleh Mahasiswa UNDIP.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo  S.E., M.Si. dalam sambutannya mengaku bangga dapat menghadirkan Wakil Menteri Haji dan Umroh di UNDIP yang juga anak bimbingnya dalam menyelesaikan progam Doktor Ilmu Ekonomi UNDIP. “Mas Dahnil ini hampir tidak dapat menyelesaikan disertasinya karena kesibukannya sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, tapi waktu itu saya yang masih jadi Dekan FEB UNDIP terus menyemangati beliau, hingga akhirnya lulus di tahun 2018”, tutur Prof Suharnomo.

“Memang tidak mudah lulus dari doktor di UNDIP, karena ada beberapa standar yang harus dipenuhi. Apalagi di tengah kesibukannya sebagai pejabat publik. Namun sekarang saya bangga Mas Dahnil dapat menyelesaikannya dan sekarang sudah menjadi Wamen Haji dan Umroh RI.” Imbuh Prof Suharnomo.

Dr. Dahnil Ahzar Simanjuntak mengaku senang dapat memberikan tausiyah di UNDIP yang merupakan kampus almamaternya. “Kemarin saya mengisi di kampus lain biasa saja, tapi di UNDIP terasa berbeda, seperti tausiyah di rumah sendiri,” ucap Dr. Dahnil.

Dengan mengangkat tema “Ramadan sebagai Ruang Tumbuh Spiritual Generasi Muda”, ia menyampaikan puasa merupakan dimensi spiritualisme bagi kaum Muslim yang beriman, puasa adalah jalan untuk menempuh spiritualisme mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ada beberapa hal yang menjadikan puasa sebagai dimensi spiritual dalam meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, antara lain yaitu : Puasa Melatih Muraqabah (Kesadaran Diawasi Allah), Puasa sebagai Pengendalian Hawa Nafsu (Penyucian Jiwa), Puasa Meningkatkan Keintiman dengan Allah (Komunikasi Spiritual), Puasa Mengasah Kepedulian Sosial (Empati). (Komunikasi Publik/UNDIP/AKS ed As3)

Share this :