UNDIP Peringkat 6 Nasional dalam Nature Index 2025 Research Leaders, Tegaskan Daya Saing Riset Global

UNDIP, Semarang (19/2)  – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat internasional. Berdasarkan pemeringkatan Nature Index 2025 Research Leaders, UNDIP menempati peringkat ke-6 nasional sebagai institusi dengan kontribusi publikasi ilmiah berkualitas tinggi terbaik di Indonesia.

Dalam pemeringkatan ini, UNDIP berhasil mengalahkan beberapa universitas PTNBH ternama seperti Universitas Hasanuddin (UNHAS), Gadjah Mada University (UGM) dan Airlangga University (Unair).

Nature Index 2025 Research Leaders merupakan daftar peringkat penelitian global yang diterbitkan oleh Nature Index, sistem data dan indikator yang dikembangkan oleh jurnal-jurnal ilmiah bereputasi tinggi di bawah Nature Portfolio. Pemeringkatan ini menampilkan institusi, negara, dan organisasi yang paling produktif dalam penelitian ilmiah pada bidang ilmu alam dan ilmu kesehatan.

Nature Index mengumpulkan data publikasi dari sekitar 145 jurnal internasional paling prestisius di bidang sains dan kesehatan. Peringkat “Research Leaders” disusun berdasarkan data publikasi dalam rentang 1 Januari hingga 31 Desember tahun sebelumnya. Dengan demikian, data tahun 2025 ini merefleksikan kontribusi publikasi sepanjang tahun 2024.

Penilaian dilakukan menggunakan metrik utama seperti count (jumlah artikel yang terindeks) dan share (kontribusi kepenulisan terhadap publikasi). Indikator ini menunjukkan seberapa besar kontribusi suatu institusi terhadap penelitian ilmiah global berkualitas tinggi.

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil konsistensi UNDIP dalam memperkuat ekosistem riset dan kolaborasi internasional.
“Peringkat ini bukan sekadar angka, tetapi refleksi dari kerja keras sivitas akademika dalam menghasilkan penelitian yang diakui di tingkat global. UNDIP terus mendorong budaya riset yang kolaboratif, produktif, dan berdampak, sehingga kontribusi ilmiah kita semakin relevan bagi komunitas internasional maupun pembangunan nasional,” ujar Prof. Suharnomo.

Nature Index sendiri menjadi salah satu indikator penting yang digunakan oleh universitas, lembaga riset, pemerintah, dan pembuat kebijakan untuk melihat kekuatan riset dan posisi daya saing ilmiah suatu institusi di tingkat global. Dalam daftar global 2025, sejumlah universitas ternama dunia seperti Harvard University serta berbagai institusi riset di Tiongkok mendominasi peringkat teratas, menunjukkan kompetisi riset yang semakin ketat di tingkat internasional.

Karena bagi Universitas Diponegoro, riset bukan hanya tentang publikasi, tetapi tentang kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan solusi atas tantangan global.
Ilmu yang diakui dunia, tetapi tetap membumi bagi masyarakat. Sebuah langkah konsisten menuju UNDIP Bermanfaat dan UNDIP Bermartabat. (Komunikasi Publik/ UNDIP/ Nurul)

Share this :