Dharma Wanita Persatuan UNDIP Upgrade Iman dan Imun Bersama dr. Zaidul Akbar serta Beri Tali Asih Yatim Piatu

UNDIP, Semarang (6/3) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Diponegoro menggelar pengajian akbar mengusung tema “Puasa dan Kesehatan” dengan menghadirkan narasumber praktisi kesehatan sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar. Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor, Pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Universitas Diponegoro, mahasiswa, guru PAUD Permata dan Guru TPQ di wilayah Tembalang. Acara diselenggarakan di Gedung Serba Guna Muladi Dome, kampus UNDIP Tembalang pada Jumat, 6 Februari 2026.

Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNDIP sekaligus Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. menyambut hangat para ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan UNDIP dan tamu undangan lain yang hadir pada acara tersebut. Rektor menyampaikan bahwa dalam ilmu manajemen ada istilah law of consciousness yakni ilmu tentang kesadaran. Sadar bahwa berpuasa itu ibadah, sadar bahwa membaca Al quran itu mendapat berkah, sadar bahwa semua kebaikan di bulan Ramadan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Ada lagi law of action adalah hukum tentang tindakan.

“Sering terjadi bahwa kesadaran, keinginan tidak sejalan dengan tindakan,” ucap Rektor. Namun demikian, Rektor berharap para ibu benar-benar menjalankan apa yang diinginkan di bulan Ramadan ini, semisal dengan membaca dan khatam Al Qur’an. Istiqomah untuk terus belajar, mengaji dan berbuat kebaikan. Insyaallah, Allah SWT akan mengangkat dan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan memiliki ilmu pengetahuan, sebagaimana yang terkandung dalam Surat Al-Mujadalah ayat 11. “Harapannya ilmu pengetahuan termasuk ilmu agama yang dimiliki bukan hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi bermanfaat pula bagi orang lain.” kata Rektor.

Ketua Dharma Wanita Persatuan UNDIP, Dewi Widayani Suharnomo dalam sambutannya mengatakan bahwa pengajian akbar ini merupakan bagian dari penguatan iman dan imun, sekaligus memberikan edukasi kesehatan bagi anggota DWP Universitas Diponegoro. “Harapannya, para ibu-ibu peserta yang hadir dapat menjalankan ibadah puasa ini dengan menjadi lebih sehat, seimbang, dan penuh berkah, serta mengajak untuk lebih peduli terhadap anak-anak yatim piatu,” ucap Dewi Suharnomo.

Sementara pada paparannya, dr. Zaidul Akbar yang akrab dengan metode JSR (Jurus Sehat Rosulullah) menjelaskan bahwa puasa tidak hanya merupakan ibadah, tetapi bermanfaat pula untuk kesehatan. dr. Zaidul Akbar yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran UNDIP ini juga mengatakan bahwa saat seseorang berpuasa, tubuh mengalami proses penyesuaian metabolisme yang membantu memanfaatkan cadangan energi dan memberikan kesempatan bagi tubuh untuk melakukan proses “reset” atau pemulihan.

Menurutnya, pengaturan pola makan selama Ramadan menjadi kunci agar puasa memberikan dampak positif bagi kesehatan. Ia menekankan pentingnya mengonsumsi makanan alami dan bergizi saat sahur dan berbuka, serta menghindari makan berlebihan dan berminyak. Ia menyarankan untuk menghindari gula pasir dan tepung terigu, salah satu cara sederhana tetapi efektif untuk melatih tubuh menjadi lebih sehat, karena konsumsi berlebihan bisa menyebabkan gangguan metabolisme, lonjakan gula darah dan meningkatkan risiko obesitas.

Pola makan yang baik dan kebiasaan berpuasa juga dapat membantu memperbaiki jiwa dan kesehatan tubuh dan mengurangi risiko berbagai penyakit. Khusus untuk buah dan sayur, dr. Zaidul Akbar menganjurkan untuk langsung dimakan, tidak dijus, dikarenakan baik untuk merangsang enzim saat proses mengunyah di dalam mulut dan lebih banyak makan makanan yg dikupas daripada dikemas.

Pengajian akbar berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif, di mana para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait pola hidup sehat selama menjalani ibadah puasa.

Pada kesempatan ini pula, DWP UNDIP menyerahkan bantuan kepada 48 (empat puluh delapan) mahasiswa yatim piatu penerima KIP; 38 (tiga puluh delapan) anak asuh yatim piatu dosen/tendik serta tali asih untuk 38 (tiga puluh delapan) guru PAUD Permata UNDIP dan TPQ di sekitar kampus UNDIP Tembalang. Yeti Yan Wisnu sebagai Ketua Panitia mengucapkan terima kasih pada seluruh bapak ibu yang terlibat dalam kesuksesan acara. “Terima kasih kepada seluruh donatur, sponsor dan tamu undangan yang hadir sebanyak 800 orang,” pungkasnya.

Harapannya kegiatan ini meningkatkan kualitas iman dan imun serta mendatangkan keberkahan dan kebermanfaatan dengan berbagi bersama dengan lingkungan dan masyarakat. (Komunikasi Publik/UNDIP/Ut ed. Nurul)

Share this :