Lestarikan Budaya, Mahasiswa Administrasi Publik FISIP UNDIP Raih Gelar Puteri Lokantara Tahun 2026

UNDIP, Semarang (16/3) – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) di kancah nasional melalui ajang pemilihan figur inspiratif kebudayaan. Cinta Yemima Purna Putri, mahasiswa Program Studi S1 Administrasi Publik angkatan tahun 2025, berhasil dinobatkan sebagai Puteri Lokantara 2026 dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Loka Nuswantara Organization.

Rangkaian kompetisi bergengsi ini dimulai dengan tahapan audisi yang dilaksanakan pada 12–16 Februari 2026 bertempat di Hotel Amaris. Setelah melewati berbagai proses seleksi dan masa karantina, malam puncak Penobatan atau Grand Final sukses diselenggarakan di Balai Kota Semarang.

Mahasiswa yang menempuh pendidikan melalui jalur International Undergraduate Program (IUP) ini menunjukkan dedikasi tinggi dalam upaya pelestarian budaya Nusantara dan promosi pariwisata Indonesia di tingkat nasional.

“Prestasi yang diraih bukan semata-mata hasil akhir, tetapi buah dari konsistensi, disiplin, dan keberanian mencoba; dari proses itulah saya bertumbuh,” ungkanya.

Perjalanan Cinta dalam dunia kompetisi dan public speaking telah dimulai sejak masa sekolah menengah, tepatnya saat cinta dipercaya menjabat sebagai Ketua OSIS pada tahun 2023. Ketertarikannya pada bidang kebudayaan dan pariwisata semakin kuat setelah cinta meraih posisi Runner Up II Dara Pariwisata Kabupaten Lamandau serta memenangkan berbagai lomba pidato dan bahasa Inggris. Bagi Cinta, setiap tahapan seleksi hingga malam grand final merupakan kesempatan berharga untuk bertemu dengan para finalis dari berbagai provinsi yang memiliki motivasi serupa dalam mempromosikan keunikan Indonesia.

Dalam pandangannya mengenai pelestarian budaya di era modern, Cinta menekankan pentingnya strategi digitalisasi untuk menjangkau generasi masa kini. Cinta Yemima berpendapat bahwa platform media sosial seperti TikTok dan Instagram harus dioptimalkan untuk mengemas tarian tradisional, pakaian adat, hingga sejarah dalam konten visual yang kreatif dan informatif. “Melalui penyajian yang kreatif dan mengikuti tren digital, generasi muda akan lebih tertarik untuk mengenal serta mempromosikan budaya Indonesia,” jelasnya.

Selama berproses sebagai mahasiswa di Universitas Diponegoro, Cinta menyadari bahwa keterlibatan dalam berbagai kegiatan prestasi membantu dirinya belajar mengatur waktu dan membangun kolaborasi tim. Cinta juga menekankan bahwa lingkungan kampus yang suportif serta peran dosen pembimbing sangat krusial dalam mendukung perjalanannya meraih berbagai prestasi nasional.

Sebagai penutup, Cinta berpesan kepada seluruh rekan mahasiswa agar tidak ragu untuk mengenali potensi diri dan mulai berani mengambil langkah pertama. Cinta Yemima mengajak seluruh civitas academica untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kapasitas diri, serta memperluas pola pikir agar mampu bersaing secara global tanpa kehilangan nilai dan karakter asli bangsa. Semangat ini sejalan dengan komitmen universitas dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing, demi mewujudkan visi UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat. (Komunikasi Publik/UNDIP/Riri)

Share this :