UNDIP Raih 6 Pendanaan PPK Ormawa 2026, Hadirkan Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan

UNDIP, Semarang (28/5) – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui keberhasilan 6 (enam) tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang lolos pendanaan tahun 2026 dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Berdasarkan Surat Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor 1752/DST/B2/DT.01.01/2026 tanggal 21 Mei 2026 tentang pendanaan PPK Ormawa 2026, Universitas Diponegoro berhasil meloloskan enam sub-proposal pendanaan dari berbagai organisasi kemahasiswaan. Capaian ini menjadi bukti komitmen mahasiswa UNDIP dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang inovatif, solutif, dan berkelanjutan.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. mengaku bangga dengan prestasi yang telah diraih ini.

“Capaian ini sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak yang mendorong perguruan tinggi untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Saya mengapresiasi mahasiswa, dosen pendamping, dan seluruh tim yang telah bekerja keras hingga berhasil memperoleh pendanaan nasional. Kini tantangan berikutnya adalah memastikan setiap program dapat memberikan dampak yang terukur, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang didampingi” ujarnya.

Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M. menyampaikan apresiasi kepada keenam tim yang lolos pendanaan sekaligus mengingatkan bahwa keberhasilan ini membawa tantangan baru yang harus dijawab dengan kerja nyata merealisasikan apa yang telah dituliskan dalam sub-proposal.

Keberhasilan pendanaan PPK Ormawa UNDIP tahun 2026 juga tidak lepas dari dukungan Tim Task Force PPK Ormawa UNDIP. Ir. Daud Samsudewa, S.Pt., M.Si., Ph.D., IPM. Selaku perwakilan Tim Task Force PPK Ormawa UNDIP menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa UNDIP yang berhasil memperoleh pendanaan nasional.

“Kami Task Force Universitas Diponegoro sangat bersyukur atas capaian Undip yang lolos 6 tim PPK Ormawa. Selanjutnya kita akan berjuang bersama untuk memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat yang didampingi sekaligus menjunjung nilai Undip untuk lebih bermartabat dan bermanfaat. Untuk Ormawa Undip yang lain diharapkan lebih meningkatkan pendampingan di masyarakat agar Undip lebih bermartabat dan bermanfaat bagi masyarakat!” Ujarnya.

Tim pelaksana PPK Ormawa UNDIP mengaku bahagia dengan capaian ini. Salah satu perwakilan tim menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. “Bagaikan pintu yang membuka langkah baru bagi kami, kesempatan lolos pendanaan PPK Ormawa Undip menjadi momen yang penuh rasa syukur dan kebanggaan. Kesempatan ini tidak hanya menandai keberhasilan dari proses panjang yang telah kami perjuangkan, tetapi juga menjadi awal bagi kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui implementasi program yang telah dirancang. Setiap proses yang dijalani memberikan banyak pelajaran tentang arti perjuangan, kerja sama, dan ketulusan dalam mengabdi. Bagi saya, dapat terjun langsung dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat adalah hal yang jauh lebih berharga daripada sekadar sebuah pencapaian.,” ujar Grace Alice Tiantya Putri dari BEM FEB UNDIP.

Mahasiswa Tim Pelaksana PPK Ormawa juga menilai bahwa proses penyusunan proposal hingga seleksi akhir menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kolaborasi, serta kemampuan problem solving di tengah masyarakat.

Adapun enam tim PPK Ormawa Universitas Diponegoro yang berhasil memperoleh pendanaan, yaitu:

  1. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM FISIP), Universitas Diponegoro melalui program “Pemberdayaan Desa Lanjan melalui Hilirisasi Kopi Sejiwa Lan Java dalam Program Gerakan Kopi Bedaya (GKB) Guna Menciptakan Desa Wirausaha Berkelanjutan”. Tim ini diketuai oleh Listianisa dan dosen pendamping Damaris Bernike Bellastuti, M.A.
  2. Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) S1 Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro melalui prpgram “NATHER: Inovasi Banana Bio-Leather melalui Pemberdayaan Ecopreneur untuk Menciptakan Ekonomi Berkelanjutan Desa Banyumeneng”. Tim ini diketuai oleh Kenneth Achmad Alfariz dan dosen pendamping Rendy Ega Pradhana, M.A.B.
  3. Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro melalui program “SRIKANDI Naik Kelas: Transformasi Kelembagaan dan Ekspansi Pasar Pispong Kelurahan Pongangan Menuju Unit Usaha Berdampak dan Berkelanjutan”. Tim ini diketuai oleh Adit Maulana dan dosen pendamping Dr. Tutik Dalmiyatun, S.Pt., M.Sc.
  4. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (BEM FEB), Universitas Diponegoro melalui program “Transformasi Desa Bejaten Menuju Desa Cerdas, Berdaya, dan Berkelanjutan Melalui Pojok Literasi MENITI (Mentari Cendekia, Nawasena Tani, Titian Wirausaha). Tim ini diketuai oleh Grace Alice Tiantya Putri dan dosen pendamping Mohamad Egi Destiartono, SE., M.SE.
  5. Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HUMAKUA), Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Diponegoro melalui program “WE-SMARTA: Implementasi Smart Aquaculture untuk Optimalisasi Kualitas Air dan Produktivitas Budidaya Ikan di Desa Wedung, Demak”. Tim ini diketuai oleh Anzilatun Nuroniyah dan dosen pendamping Dr. Restiana Wisnu Ariyati, S.Pi., M.Si.
  6. Forum Studi Teknik, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro melalui program “SAHABAT TANI: Sistem Cerdas Pengendalian Hama Tikus Berbasis Ultrasonik dan Biopeptisida dengan Energi Surya untuk Smart Farming Berkelanjutan Desa Brongkol”. Tim ini diketuai oleh Umbu Gita Nissidhei Zendrato dan dosen pendamping Enda Wista Sinuraya, ST., MT.

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) merupakan program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang bergengsi di kalangan mahasiswa, dan bertujuan meningkatkan kapasitas organisasi kemahasiswaan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kemampuan pemecahan masalah, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan pengabdian.

Capaian ini sekaligus memperkuat posisi UNDIP sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong pengembangan soft skills mahasiswa melalui program pengabdian masyarakat berbasis inovasi dan kolaborasi lintas disiplin. Melalui keberhasilan pendanaan PPK Ormawa 2026 ini, UNDIP optimis dapat terus melahirkan mahasiswa yang adaptif, kreatif, dan berdampak bagi masyarakat luas sesuai dengan semangat “UNDIP Bermartabat dan Bermanfaat”. (Komunikasi Publik/ UNDIP/ Daud Samsudewa/ ed. Nurul)

Share this :
No data was found