UNDIP, Barcelona, Spanyol (4/7) – Dunia kedokteran kulit internasional menyoroti kiprah Indonesia. Pakar dermatologi dari Universitas Diponegoro (UNDIP), Dr. dr. Renni Yuniati, SpDVE, Subsp DT, FINSDV, FAADV, MH, tampil memukau sebagai pembicara kunci pada International Congress of Dermatology and Cosmetology yang telah berlangsung di Barcelona, Spanyol, 22–24 Juni 2026.
Dalam orasi ilmiahnya bertajuk “Latest Innovations in Leprosy Diagnosis and Therapy: Towards Accelerating Global Elimination”, Dr. Renni menyampaikan bahwa kusta atau lepra masih menjadi tantangan kesehatan global yang serius. Setiap tahun, tercatat lebih dari 170.000 kasus baru di seluruh dunia, dengan hampir 10.000 di antaranya menyerang anak-anak, sebuah penanda bahwa penularan masih aktif berlangsung di tengah masyarakat.
Di hadapan para pemimpin dunia di bidang dermatologi dan penyakit infeksi, Dr. Renni memaparkan deretan inovasi mutakhir yang berpotensi mengubah peta perang melawan kusta. Di sisi diagnosis, ia menyoroti alat tes molekuler portabel CRADAR-i yang mampu memberi hasil di hari yang sama tanpa listrik, tes cepat lateral flow assay, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang kini mencapai akurasi diagnosis lebih dari 90 persen.
Pada aspek terapi, ia mengangkat dua obat terobosan, Bedaquiline dan Telacebec, yang menjanjikan pengobatan ultra-singkat, bahkan berpotensi sekali dosis. Untuk pencegahan, Dr. Renni menyoroti vaksin LepVax dan profilaksis rifampisin dosis tunggal (SDR-PEP) yang terbukti menurunkan insiden kusta hingga 57 persen pada kontak erat.
Sebagai perwakilan negara dengan beban kusta tertinggi ketiga di dunia, Dr. Renni menegaskan posisi Indonesia dan Universitas Diponegoro sebagai garda terdepan dalam riset dan implementasi. “Bebas Kusta bukan lagi mimpi yang jauh; ini adalah kenyataan yang dapat kita capai dalam generasi kita,” tegasnya, yang disambut tepuk tangan meriah para hadirin. Penampilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia, sekaligus menempatkan riset anak bangsa di panggung kedokteran dunia. (Komunikasi Publik/UNDIP/FK)









