UNDIP Perkuat Rencana Double Degree Master dengan Paris-Saclay melalui Lawatan Wakil Rektor IV ke Prancis

UNDIP, Semarang (2/8) – Universitas Diponegoro (UNDIP) terus memperluas jejaring akademik internasional melalui penjajakan dan penguatan kerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan tinggi di Prancis. Wakil Rektor IV UNDIP, Wijayanto, PhD, melakukan lawatan ke Paris dan Angers pada 1–4 Juli 2026 untuk menindaklanjuti kerja sama UNDIP dengan The Institute for Development and Advance Studies of Paris atau IDHEP, terutama dalam pengembangan program double degree jenjang magister dengan Université Paris-Saclay.

Institut de Développement et des Hautes Études de Paris (IDHEP) merupakan organisasi yang turut mendukung mahasiswa internasional maupun mahasiswa Prancis dalam mengakses peluang studi lanjut dan riset di Prancis melalui pemahaman terhadap sistem Licence–Master–Doctorat (LMD), yaitu kerangka pendidikan tinggi Prancis yang memudahkan penyetaraan jenjang akademik, transfer kredit, dan mobilitas pendidikan internasional.

Selama di Paris, Wijayanto, PhD melakukan 2 kali pertemuan pada Rabu, 1 Juli dan Sabtu, 4 Juli dengan Presiden IDEPH, Prof Ali Smida. Pada Sabtu, 4 Juli telah ditandatangani MoU antara UNDIP dengan IDEPH untuk bekerjasama double degree dengan Paris Sacley. Dalam hal ini karena IDEPH sudah terlebih dahulu ada Kerjasama dengan Paris Sacley, IDEPH akan menjadi institusi penghubung UNDIP dan Paris Sacley.

“Posisi IDEPH menjadi penting sebagai penghubung karena memiliki koneksi luas dengan tidak hanya Paris Sacley tapi juga Universitas Sorbonne dan kampus-kampus besar lain di Perancis” kata Warek IV

Pada tanggal 1 sampai dengan 4 Juli, Wakil Rekor menghadiri Joint Working Group di Angers, dimana ia bertemu dengan berbagai universitas di Perancis termasuk Universitas Angers dan Paris Sacley. Selain itu juga bertemu dengan Direktur Riset LPDP yang menyampaikan dukungan atas kerja UNDIP dalam Doubel Degree dengan Paris Sacley.

Warek IV mengatakan pada pertemuan di Angers ia juga bertemu dengan Wakil Presiden Universitas Paris Sacley, Rachid Benaccer, yang secara lisan telah menyetujui untuk berkomunikasi lebih lanjut untuk membangun Kerjasama dengan UNDIP.

Dalam dokumen kerja sama UNDIP–IDHEP, ruang kolaborasi juga mencakup hal lain yaitu pelatihan, konsultasi, penelitian, peluang magang, pertukaran dosen atau peneliti tamu, lokakarya internasional, summer course, program gelar, kolaborasi riset, serta pembimbingan bersama tesis magister maupun disertasi doktoral. IDHEP telah memiliki jejaring dengan UVSQ–Université Paris-Saclay, Universitas Paris 1 Panthéon-Sorbonne, Sorbonne Paris Nord, serta institusi pendidikan tinggi lainnya di Prancis sehingga kedepan akan lebih banyak universitas yang bisa bekerjasama dalam program serupa.

Melalui program ini, civitas academica UNDIP bisa berkesempatan menempuh pendidikan master program di UNDIP dan Paris-Saclay, memperoleh pengalaman akademik internasional, serta memperluas akses terhadap ekosistem pendidikan tinggi dan riset di Prancis. Di tahap awal Departemen dan Program Studi Ilmu Ekonomi, FEB, UNDIP akan mendaftarkan dosen pada program master degree pada tahun 2026.

Melalui lawatan ini, UNDIP menegaskan komitmennya untuk memperluas kolaborasi global, meningkatkan mobilitas akademik, serta membuka akses pendidikan internasional bagi mahasiswa. Program double degree master dengan Paris-Saclay diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat reputasi UNDIP sebagai universitas riset yang aktif membangun jejaring pendidikan tinggi dunia. (Komunikasi Publik/ UNDIP/ Nurul)

Share this :
SDG-17
SDG-4-150x150-1