UNDIP, Semarang (8/7)– Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi membuka gelaran Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Jawa Tengah tahun 2026 untuk tangkai lomba Menyanyi Pop. Upacara pembukaan (Opening Ceremony) berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026, bertempat di Gedung Art Center, Kampus UNDIP Tembalang. Hadir dalam acara ini Rektor UNDIP, Ketua Senat Akademik (SA), Wakil Ketua Majelis Wali Amanat (MWA), Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan Provinsi Jawa Tengah, jajaran Wakil Rektor UNDIP, serta para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan Universitas Diponegoro.
Sebagai tuan rumah, UNDIP menyambut kehadiran talenta-talenta emas dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Tercatat sebanyak 67 mahasiswa terbaik, terdiri atas 28 peserta putra dan 39 peserta putri, dari 41 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) serta Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Tengah, siap berkompetisi memperebutkan tiket menuju tingkat nasional.
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. Dalam pidato sambutannya, Prof. Suharnomo menegaskan komitmen penuh universitas untuk mendukung pengembangan minat, bakat, dan kreativitas mahasiswa di berbagai bidang.
“Kepercayaan menjadi tuan rumah PEKSIMIDA ini merupakan bagian dari komitmen penuh Universitas Diponegoro untuk selalu siap mendukung pengembangan minat, bakat, dan kreativitas mahasiswa di seluruh Indonesia, baik di bidang akademik, olahraga, maupun seni,” tegas Prof. Suharnomo.
Rektor UNDIP juga memberikan pesan motivasi agar para peserta dapat tampil lepas dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas panggung. “Biasanya, orang yang menyukai olahraga dan seni memiliki kepribadian yang fleksibel, tidak kaku, dan memiliki empati yang tinggi. Untuk adik-adik mahasiswa, tampillah dengan lepas, salurkan passion kalian, dan berikan penampilan terbaik di panggung Art Center ini,” tambahnya.
Ketua BPSMI Jawa Tengah yang diwakili oleh Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan Provinsi Jawa Tengah, Prof. Dr. Dra. Kusni Ingsih, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas totalitas operasional dan hospitality yang ditunjukkan oleh Universitas Diponegoro. Prof. Kusni juga mengingatkan pentingnya kompetisi ini sebagai batu loncatan strategis bagi Jawa Tengah untuk mempertahankan gelar juara umum di tingkat nasional.
“Dua kali kemenangan berturut-turut Jawa Tengah di PEKSIMINAS (2022 dan 2024) menjadi motivasi sekaligus beban positif bagi kita. Melalui penjurian yang ketat dan objektif di UNDIP ini, kita optimis dapat menjaring delegasi terbaik untuk membawa pulang kembali piala Juara Umum PEKSIMINAS 2026 di Jember nanti,” ujar Prof. Kusni.
Laporan Panitia Pelaksana PEKSIMIDA, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNDIP sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Edy Surahmad, S.Pd., M.Si., memaparkan bahwa kompetisi ini akan berlangsung selama 2 hari, yakni pada tanggal 8 dan 9 Juli 2026. Penjurian kategori pria dilaksanakan pada hari Rabu, sementara kategori wanita menyusul pada hari Kamis, dan dilanjutkan dengan acara penutupan (Closing Ceremony).
Dalam laporannya, Edy Surahmad, S.Pd., M.Si., menjelaskan esensi penting penyelenggaraan PEKSIMIDA sebagai wadah strategis bagi para mahasiswa.
“PEKSIMIDA ini merupakan ajang pembinaan sekaligus seleksi mahasiswa berprestasi di bidang seni. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan apresiasi, sekaligus mempersiapkan delegasi terbaik Jawa Tengah menuju kompetisi tingkat nasional,” jelas Edy.
Lebih lanjut, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNDIP juga menambahkan bahwa penunjukan UNDIP sebagai tuan rumah memperkuat posisi perguruan tinggi dalam mendukung budaya.
“Kepercayaan yang diberikan kepada UNDIP sebagai penyelenggara menunjukkan komitmen nyata universitas dalam mendukung prestasi mahasiswa, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menumbuhkan ekosistem seni dan budaya yang berkualitas, bermartabat, dan bermanfaat,” ungkapnya.
Sebagai informasi, setiap peserta diwajibkan membawakan 2 lagu (1 lagu wajib dan 1 lagu pilihan) dengan iringan live band dari panitia. Penilaian dilakukan secara profesional oleh tiga dewan juri yang terdiri dari unsur akademisi, profesional, dan praktisi. Komponen penilaian meliputi materi suara, teknik vokal, Ekspresi/Interpretasi, dan penampilan. Untuk menjaga objektivitas penilaian yang mutlak, pemanggilan peserta di atas panggung hanya menggunakan nomor urut tampil tanpa menyebutkan nama maupun asal perguruan tinggi peserta. Pemenang Juara 1 dari kategori Putra dan Putri pada tangkai lomba ini secara otomatis akan mewakili BPSMI Provinsi Jawa Tengah dalam ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan bulan September 2026 di Universitas Jember, Jawa Timur. (Komunikasi Publik/UNDIP/Riri)









