UNDIP, Semarang (27/7) – Universitas Diponegoro kembali meluluskan sebanyak 5.925 wisudawan dalam prosesi Wisuda ke-183 yang diselenggarakan dalam lima tahap pada 27–31 Juli 2026. Pada wisuda tahap pertama, salah seorang wisudawan Program Doktor Teknik Kimia mendapat tepuk tangan meriah karena berhasil menerbitkan 10 artikel pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus dari disertasi yang ditulisnya.
Dalam laporannya, Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T. Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Universitas Diponegoro menyampaikan bahwa dari total 5.925 wisudawan, sebanyak 109 orang merupakan lulusan program doktor, 553 program magister, 103 program spesialis, 378 program profesi, 4.106 program sarjana, dan 677 program sarjana terapan. Dari total wisudawan tersebut, sebanyak 65,49 persen berhasil menyelesaikan studi dengan predikat cum laude.
Wakil Rektor I juga menyampaikan rasa bangganya karena pada wisuda kali ini UNDIP berhasil meluluskan 140 wisudawan penerima program Bidikmisi, yang kini disebut beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Program tersebut merupakan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Di tengah prosesi wisuda, apresiasi diberikan kepada salah seorang wisudawan Program Doktor Teknik Kimia, Dr. Dani Puji Utomo, yang juga merupakan dosen muda Teknik Kimia UNDIP. Selama masa studi, ia berhasil menerbitkan 10 artikel ilmiah terindeks Scopus pada jurnal internasional bereputasi yang hanya bersumber dari penelitian disertasinya.
“Saya berterima kasih karena peran UNDIP begitu besar dalam proses ini. LPPM, misalnya, rutin mengadakan Writing Camp. Saya juga aktif mengikuti klinik manuskrip di Fakultas Teknik. Pesan saya untuk rekan-rekan dosen, tetap semangat menulis karena kontribusi kita turut mendukung pemeringkatan universitas, sekaligus menghasilkan gagasan dan inovasi yang berdampak serta bermanfaat bagi masyarakat,” kata Dr. Dani.
Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., mengaku bangga karena UNDIP berhasil membangun budaya riset yang kuat bagi mahasiswa. “Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa doktor UNDIP tidak hanya mampu menyelesaikan studi tepat waktu, tetapi juga menghasilkan luaran penelitian yang diakui di tingkat internasional,” tambahnya.
Sementara itu dalam sambutannya, Prof. Suharnomo juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan atas perjuangan yang telah dilalui hingga berhasil menyelesaikan studi. “Selalu bersyukur dan bangga menjadi lulusan UNDIP, yang merupakan kampus terbaik dan bereputasi kelas dunia,” kata Rektor.
Hal tersebut salah satunya tercermin dari capaian UNDIP yang menempati peringkat ke-2 nasional dan ke-23 dunia dalam UI GreenMetric sebagai kampus hijau yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Dalam QS World University Rankings 2025, UNDIP berada di peringkat ke-5 di Indonesia dan masuk dalam kelompok peringkat 501–600 Asia.
Capaian tersebut juga diperkuat oleh berbagai prestasi mahasiswa, antara lain keberhasilan Felicia Hestiawan meraih juara pertama mahasiswa berprestasi program sarjana dan Callysta Najmi Raissa sebagai juara pertama mahasiswa berprestasi program diploma dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat nasional tahun 2025. Prestasi lainnya juga diraih dalam berbagai ajang bergengsi, seperti POMNAS, MTQMN, Satria Data, dan kompetisi mahasiswa lainnya.
Prof. Suharnomo menjelaskan bahwa pembangunan berbagai fasilitas fisik untuk mendukung pembelajaran berkelas global telah memasuki tahap penyelesaian. Fasilitas tersebut meliputi Tower Peleburan, Tower Tembalang, Taman UNDIP Rumah Kita, Diponegoro Edu Park, lintasan lari Stadion UNDIP, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Inovasi UNDIP juga dipaparkan, terutama yang telah dimanfaatkan masyarakat, antara lain mesin desalinasi dan mesin penjernih air yang digunakan oleh masyarakat pesisir Jawa Tengah, wilayah terdampak banjir di Sumatera, serta kawasan terisolasi di Nusakambangan.
UNDIP juga memiliki TPST atau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu yang mendukung program zero waste. Apresiasi terhadap program tersebut turut disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., yang pada pagi hari hadir di UNDIP dan menyampaikan agar UNDIP menjadi lokasi proyek percontohan pengelolaan sampah bagi perguruan tinggi di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Senat Akademik Universitas Diponegoro, Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan di Universitas Diponegoro. “Universitas Diponegoro merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik yang lulusannya memiliki daya saing tinggi dan mampu terserap dengan baik di dunia kerja. Hal ini menjadi motivasi bagi universitas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Hingga pelaksanaan Wisuda ke-183 ini, Universitas Diponegoro telah meluluskan sebanyak 297.899 alumni yang berkiprah di berbagai sektor profesi, baik di tingkat nasional maupun internasional dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia. (Komunikasi Publik/UNDIP/Ut)










