Disambut Gubernur, Tim Ekspedisi Patriot UNDIP 2026 Bawa Solusi untuk Sumatera Selatan

UNDIP, Palembang (31/7) — Sebanyak empat Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tahun 2026 yang terdiri atas 24 orang dan akan bertugas di Kawasan Transmigrasi Petata, Parit Rambutan, Telang, dan Kikim, Sumatera Selatan, resmi diterima oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, pada Jumat (31/7).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sumatera Selatan menyambut baik kehadiran Tim Ekspedisi Patriot UNDIP. “Kami sangat mendukung sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendorong pengembangan kawasan transmigrasi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan program yang konkret, aplikatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat” katanya.

Pelaksanaan TEP UNDIP 2026 merupakan bagian dari keberlanjutan program yang telah dimulai melalui TEP 2025. Sejalan dengan arahan Menteri Transmigrasi, pelaksanaan tahun ini tidak lagi berfokus pada identifikasi permasalahan semata, tetapi diarahkan untuk menghadirkan solusi konkret yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini TEP UNDIP dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UNDIP, Prof. dr. Achmad Zulfa Juniarto, M.Si. “Melalui kolaborasi antara TEP UNDIP dan pemerintah daerah, tim diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi dan rekomendasi yang tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi fondasi bagi pengembangan kawasan dalam jangka panjang” katanya.

Pembangunan transmigrasi ke depan tidak semata-mata dimaknai sebagai proses perpindahan penduduk. Lebih dari itu, kawasan transmigrasi diharapkan dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui penguatan potensi lokal, penciptaan peluang usaha, peningkatan produktivitas, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Meskipun Tim Ekspedisi Patriot UNDIP hanya akan melaksanakan penugasan selama kurang lebih empat bulan, proses yang dibangun diharapkan tidak berhenti ketika masa penugasan berakhir. Program dan rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh pemerintah daerah bersama masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kehadiran 24 Patriot UNDIP di Sumatera Selatan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kawasan transmigrasi yang lebih produktif dan berdaya saing.

Kehadiran Tim Ekspedisi Patriot UNDIP di Sumatera Selatan sekaligus menjadi mendorong kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, SDG 10 tentang berkurangnya kesenjangan, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

Program ini juga menegaskan semangat UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat, yakni menghadirkan ilmu pengetahuan tidak hanya sebagai gagasan akademik, tetapi sebagai solusi yang bekerja dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dari identifikasi menuju solusi, dari solusi menuju aksi, dan dari aksi menuju kawasan transmigrasi yang mandiri, berdaya saing, serta berkelanjutan. (Komunikasi Publik/ UNDIP/ TEP 2026)

Share this :
No data was found