Rektor UNDIP Prof. Suharnomo bersama jajaran pimpinan menekan kubus digital tanda peresmian SATRIA DATA 2026.

UNDIP Tuan Rumah SATRIA DATA 2026, Mahasiswa dari 19 Perguruan Tinggi Siap Berkompetisi

UNDIP, Semarang (26/10) – Universitas Diponegoro (UNDIP) dipercaya menjadi tuan rumah pembukaan SATRIA DATA 2026, ajang kompetisi nasional yang mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan statistik dan sains data. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Prof. Soedarto, S.H., Kampus UNDIP Tembalang, ini diikuti perwakilan dari 19 perguruan tinggi di Indonesia. Melalui kompetisi ini, mahasiswa mendapat kesempatan mengolah data menjadi informasi dan gagasan yang bermanfaat untuk menjawab berbagai persoalan nyata.

Ke-19 perguruan tinggi tersebut meliputi Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Kalimantan Institut, Teknologi Sepuluh Nopember, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Universitas Airlangga, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia, Universitas Islam Indonesia, Universitas Jambi, Universitas Mataram, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sebelas Maret, Universitas Tanjungpura, Universitas Telkom, Universitas Udayana dan Universitas Diponegoro,. Kehadiran delegasi dari berbagai perguruan tinggi ini memperkaya pertukaran gagasan sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang statistik dan sains data.

Diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), SATRIA DATA 2026 mengusung tema “Talenta Sains Data Berdampak: Mengolah Data, Menggerakkan Bangsa menuju Indonesia Emas 2045”. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang diwakili Direktur Belmawa, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., melalui sambutan video menyampaikan apresiasi kepada UNDIP sebagai tuan rumah serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan. Ia mengungkapkan, jumlah pendaftar meningkat dari 1.696 pada 2025 menjadi 2.905 pada 2026, atau naik sekitar 71 persen. Peningkatan ini mencerminkan semakin besarnya minat mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi di bidang statistika dan sains data.

Beny menekankan, kemampuan mengolah data perlu disertai kecakapan memahami persoalan, memilih metode analisis yang tepat, dan menjelaskan hasilnya dengan bahasa yang mudah dipahami. Kejujuran dalam menyampaikan temuan, potensi bias, serta keterbatasan analisis juga menjadi bagian penting dari kompetensi seorang analis data. Ia berpesan agar para finalis memanfaatkan kompetisi untuk menunjukkan kemampuan terbaik, bertukar gagasan, menjunjung sportivitas, dan membangun jejaring.

“Saya berharap SATRIA DATA menjadi ruang tumbuh bagi talenta statistika dan sains data Indonesia. Semoga pengalaman ini bisa menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya yang menjawab kebutuhan industri, memperkuat pelayanan publik, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Selamat berkompetisi kepada seluruh finalis,” tuturnya.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyambut hangat seluruh finalis, dosen pendamping, dan dewan juri dari berbagai daerah. Ia mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada UNDIP untuk menjadi tuan rumah berbagai kompetisi nasional, termasuk SATRIA DATA 2026. Dalam suasana akrab, Rektor turut memperkenalkan kekayaan budaya Semarang melalui tradisi Dugderan dan ikon Warak Ngendog yang mencerminkan keberagaman serta keterbukaan masyarakatnya. Melalui kegiatan ini, ia berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga membawa pulang kesan positif tentang Semarang dan persahabatan yang terjalin selama kompetisi.

Lebih jauh, Prof. Suharnomo mengajak para mahasiswa menikmati setiap proses perlombaan tanpa terbebani hasil akhir. Baginya, keberanian tampil, memberikan kemampuan terbaik, dan membangun hubungan dengan sesama peserta merupakan pengalaman berharga yang tidak kalah penting dari kemenangan. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen UNDIP sebagai kampus yang bermartabat dan bermanfaat, sekaligus membuka ruang pertemuan bagi talenta muda dari berbagai perguruan tinggi untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan mengembangkan potensi diri.

Saat laporannya, Ketua Panitia SATRIA DATA 2026 sekaligus Wakil Rektor I UNDIP, Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., menjelaskan kompetisi tahun ini mencakup empat bidang, yakni National Statistics Competition (NSC), Statistics Essay Competition (SEC), Statistics Infographic Competition (SIC), dan Big Data Competition (BDC). Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 723 peserta pada NSC, 769 tim pendaftar pada SEC, 794 tim pada SIC, serta 619 tim pada BDC. Dari setiap bidang, sebanyak 12 finalis terpilih untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Ia berharap SATRIA DATA tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk mengasah pola pikir kritis, menghasilkan gagasan berbasis data, menjunjung sportivitas, dan memperluas jejaring antarkampus. “Statistik bukan sekadar angka, melainkan sebuah cerita masa lampau, menfaktakan hari ini dan membantu kita memprediksi dunia yang akan datang,” ungkapnya.

UNDIP turut mencatatkan capaian melalui tujuh mahasiswa yang berhasil melaju ke babak final. Mereka terdiri atas satu finalis SEC, dua finalis SIC, satu finalis NSC, dan tiga finalis BDC. Capaian ini menunjukkan keterlibatan mahasiswa UNDIP dalam mengembangkan kemampuan statistik, menyampaikan gagasan melalui esai dan infografik, serta memanfaatkan data untuk memecahkan masalah.

Rangkaian SATRIA DATA 2026 berlangsung pada 25–29 Oktober 2026, dengan babak final dijadwalkan pada 27 Oktober di Gedung Acintya Prasada, Fakultas Sains dan Matematika UNDIP, serta malam penganugerahan pada 28 Oktober 2026. Pembukaan juga dilengkapi seminar nasional yang mempertemukan kalangan akademisi dan praktisi industri untuk memperluas wawasan peserta mengenai penerapan sains data.

Melalui penyelenggaraan ini, UNDIP berharap SATRIA DATA tidak hanya menjadi kompetisi tahunan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda yang mampu menerjemahkan angka menjadi pengetahuan, mengembangkan inovasi, serta menghadirkan solusi yang berdampak bagi kemajuan Indonesia. (Komunikasi Publik/UNDIP/DHW)

Para perwakilan finalis dari 19 perguruan tinggi berdiri di panggung pembukaan SATRIA DATA 2026 UNDIP.
Perwakilan finalis mahasiswa dari 19 perguruan tinggi se-Indonesia berbaris di panggung utama Gedung Prof. Soedarto S.H. saat pembukaan SATRIA DATA 2026.
Share this :
SDG-17
SDG-4-150x150-1
SDG-8
SDG-9