UNDIP Bekali Calon Wisudawan Melalui Career Coaching Clinic 2026

UNDIP, Semarang (1/2) – Universitas Diponegoro melalui Kantor Pengembangan Karir Mahasiswa, Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia profesional. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Career Coaching Clinic 2026 sebagai rangkaian pembekalan bagi calon wisudawan periode ke-181.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Diponegoro, Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membekali mahasiswa menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berkembang.

“UNDIP berupaya memberikan pembekalan yang optimal bagi calon wisudawan agar mampu beradaptasi dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang bergerak cepat dan kompetitif,” ujarnya.

Kepala Kantor Pengembangan Karir Mahasiswa UNDIP, Lala Irviana, S.Sos., S.E., M.M., menjelaskan Career Coaching Clinic 2026 merupakan kegiatan perdana yang dirancang khusus untuk pembekalan calon wisudawan periode ke-181. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada kesiapan mental, kompetensi, dan strategi karier lulusan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan talkshow dunia karier yang menghadirkan narasumber inspiratif dari latar belakang profesional berbeda. Hadir sebagai pembicara Raihan Fudloli, S.H., alumnus Fakultas Hukum UNDIP angkatan 2022 yang kini menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN, serta Suheriyanto, S.T., Learning Operation Manager Digitalization PT Coca-Cola. Diskusi dipandu oleh Zelika Nidya Damarani, S.T., M.M., dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNDIP.

Melalui sesi ini, peserta memperoleh gambaran langsung mengenai realitas dunia kerja, strategi mempersiapkan karier, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk memasuki dunia profesional saat ini.

Setelah talkshow, peserta mengikuti sesi utama Career Coaching Clinic yang terbagi ke dalam empat station bertajuk RISE (Ready, Inspire, Skilled, dan Empowered). Setiap station dirancang untuk menjawab kebutuhan pengembangan diri mahasiswa, mulai dari peningkatan kemampuan komunikasi, personal branding, pengenalan potensi diri, hingga penguatan ketangguhan karier (career resilience).

Peserta coaching clinic dibagi secara merata ke empat station dengan kuota maksimal 60 mahasiswa per station. Setiap sesi didampingi oleh empat coach lintas fakultas serta satu psikolog, guna memastikan proses pendampingan berjalan secara komprehensif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan peserta.

Wakil Direktur Layanan Kemahasiswaan dan Alumni UNDIP, Dr. Ir. Abdul Syakur, S.T., M.T., IPU., bersama PIC sekaligus Konseptor Program RISE, Dr. phil. Dian Veronika Sakti Kaloeti, menyampaikan program RISE merupakan inovasi strategis yang telah dipersiapkan sejak tahun 2025.

Program ini diharapkan menjadi langkah nyata UNDIP dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan, ketangguhan, dan daya adaptasi tinggi dalam membangun karier pasca kelulusan.

Kegiatan Career Coaching Clinic 2026 turut dihadiri oleh Direktur Kemahasiswaan dan Alumni beserta jajaran, para narasumber, coach, serta calon wisudawan Universitas Diponegoro. (Komunikasi Publik/UNDIP/DHW)

Share this :