UNDIP, Semarang (13/2) – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali meneguhkan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul melalui prosesi Wisuda ke-181 yang diselenggarakan pada Februari 2026. Salah satu lulusan yang mencatatkan pencapaian signifikan adalah Amelia Rizky Alvianita, mahasiswa Program Studi S1 Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Amelia, yang diterima melalui seleksi jalur Mandiri Kemitraan ini, berhasil menyelesaikan studi dalam kurun waktu 3 tahun 4 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,83, sebuah capaian yang merepresentasikan dedikasi akademik tinggi di tengah aktivitas organisasi dan kompetisi yang intensif.
Ketertarikan Amelia pada dunia komunikasi, khususnya public speaking dan news anchoring, tumbuh sejak masa SMA. Baginya, kemampuan berbicara bukan sekadar soal tampil di depan umum, melainkan sebuah cara strategis untuk memengaruhi audiens dan menyampaikan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya menyadari bahwa kemampuan berbicara bukan sekadar keterampilan tampil, tetapi kemampuan memengaruhi, membangun kepercayaan, serta menyampaikan gagasan yang dapat memberi dampak bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selama masa kuliah di FISIP UNDIP, Amelia sangat aktif mengukir prestasi di berbagai kompetisi nasional sepanjang tahun 2025. Beberapa capaian membanggakannya, antara lain Juara 1 News Anchor Competition di Universitas Padjadjaran, Juara 1 Public Speaking di UNDIP, hingga Juara 1 Public Service Announcement di UNESA. Tak hanya itu, dedikasinya diakui secara nasional saat Amelia terpilih sebagai Duta Inspirasi Indonesia Batch 14 , sebuah wadah baginya untuk terus menginspirasi anak muda lainnya.
Amelia mengakui bahwa Universitas Diponegoro sangat mendukung mahasiswa untuk berkembang, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Dalam setiap kompetisi, Amelia selalu menekankan pentingnya persiapan yang matang, mulai dari teknik berbicara hingga penguasaan materi yang mendalam.
“Proses latihan yang panjang mengajarkan saya pentingnya konsistensi dan ketahanan mental, sementara kemenangan yang diraih menjadi pengingat bahwa hasil terbaik selalu lahir dari proses yang dijalani dengan serius dan penuh komitmen,” jelasnya.
Setelah menyandang gelar sarjana, Amelia kini aktif sebagai pelatih public speaking dan mentor pengembangan diri bagi para pelajar dan mahasiswa. Amelia percaya bahwa setiap mahasiswa memiliki peran penting dalam memperkuat reputasi kampus menuju World Class University melalui karya dan inovasi. Menurutnya, mahasiswa harus berani mengambil setiap peluang yang ada, baik itu lewat kompetisi maupun organisasi.
Menutup perjalanannya dengan sebuah pesan penyemangat bagi sesama mahasiswa agar tidak takut mencoba hal baru meski merasa belum siap. Baginya, prestasi adalah tentang menjadi versi diri yang terus bertumbuh dan bermanfaat bagi sesama.
“Jangan menunggu sampai merasa siap untuk memulai. Mulailah dari langkah kecil, ikuti prosesnya dengan konsisten, dan bangun kebiasaan untuk terus belajar,” pesannya. Semangat inilah yang Amelia bawa sebagai alumni untuk terus mewujudkan UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat, sebagai wujud nyata bahwa keberanian untuk melangkah dan konsistensi dalam belajar adalah kunci bagi lulusan UNDIP untuk menjadi pemimpin yang menginspirasi di kancah nasional maupun global. (Komunikasi Publik/UNDIP/Riri)







