UNDIP, Semarang (12/2) – Universitas Diponegoro menyelenggarakan Gelar Karya dan Penerimaan Kembali Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis, 12 Februari 2026 di Gedung Serba Guna Muladi Dome, Kampus UNDIP Tembalang. Kegiatan ini menjadi ajang diseminasi hasil pengabdian mahasiswa sekaligus refleksi capaian program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan di berbagai wilayah Jawa Tengah.
Sebanyak 1.200 mahasiswa mengikuti skema KKN Tematik yang terbagi dalam 45 tim dan tersebar di 14 kabupaten/kota di Jawa Tengah, mencakup 30 kecamatan dan 43 desa/kelurahan. Sementara itu, 902 mahasiswa mengikuti KKN Reguler yang dilaksanakan di 5 kabupaten dengan cakupan 8 kecamatan dan 84 desa yang terbagi dalam 100 tim.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa, dosen pembimbing, panitia, serta pemerintah daerah yang telah mendukung pelaksanaan KKN. Ia menyatakan kebanggaannya atas berbagai inovasi yang dihasilkan mahasiswa, khususnya dalam bidang water treatment dan pengelolaan sampah yang telah menjadi unggulan UNDIP dan selaras dengan program prioritas nasional maupun daerah. Menurutnya, inovasi mahasiswa tidak boleh berhenti saat program KKN selesai, tetapi harus berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Prof. Suharnomo menegaskan komitmen UNDIP untuk terus mengembangkan inovasi pada sejumlah isu strategis di Jawa Tengah. “Setelah keberhasilan pengembangan teknologi pengolahan air, UNDIP mendapat kepercayaan untuk melanjutkan penanganan sejumlah isu strategis di Jawa Tengah, antara lain pengendalian enceng gondok yang semakin meluas, pengembangan potensi dan peningkatan nilai tambah rumput laut yang belum bernilai optimal, serta penguatan sektor garam nasional yang masih bergantung pada impor. Untuk mendukung upaya tersebut, UNDIP menyiapkan tim pakar dari berbagai disiplin ilmu guna menghadirkan solusi berbasis riset dan inovasi,” ungkapnya.
Selain itu, Rektor berpesan kepada mahasiswa agar tetap fokus menyelesaikan studi tepat waktu, menjaga integritas akademik, serta tidak terpengaruh oleh hal-hal yang dapat menghambat proses pembelajaran dan pengembangan diri. “Jadilah lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berintegritas dan bermartabat,” tegas Prof. Suharnomo.
Pada kesempatannya, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNDIP, Prof. Dr.-Ing. Suherman, S.T., M.T., melaporkan bahwa KKN Tim I Tahun Akademik 2025/2026 dilaksanakan pada 6 Januari hingga 10 Februari 2026 dengan melibatkan 2.102 mahasiswa. Program ini dilaksanakan melalui skema KKN Tematik dan KKN Reguler dengan fokus pada pemberdayaan sumber daya lokal guna mendukung pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan berkelanjutan, serta mitigasi dan penanganan kebencanaan.
Prof. Dr.-Ing. Suherman, S.T., M.T., menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa telah kembali ke kampus dalam keadaan lengkap dan baik. Ia juga melaporkan bahwa pelaksanaan KKN periode ini menghasilkan 6.297 program kerja mahasiswa, 435 publikasi pengabdian pada media massa cetak maupun daring, serta 145 video pengabdian yang mendokumentasikan praktik baik di lapangan. “Kami berharap seluruh program yang telah dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan dapat dilanjutkan oleh masyarakat desa dan kelurahan sehingga dampaknya berkelanjutan,” ucap Prof Herman.
Pelaksanaan KKN selaras dengan program Universitas Diponegoro, yaitu pemberdayaan sumber daya lokal untuk mendukung pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan berkelanjutan, serta mitigasi dan penanganan kebencanaan melalui mahasiswa KKN untuk UNDIP Bermanfaat. Dalam implementasinya, kegiatan KKN Tim I Tahun Akademik 2025/2026 didukung oleh 44 dosen sebagai ketua hibah pengabdian dan 33 dosen pembimbing KKN Reguler yang telah mengikuti pelatihan serta pembekalan melalui Sekolah Dosen KKN.
Ragam kegiatan KKN periode ini meliputi penguatan ketahanan pangan, pengelolaan kebencanaan, pengolahan sampah, pengembangan sektor peternakan dan pertanian, peningkatan kesehatan masyarakat, pendampingan UMKM, penguatan literasi, pemeliharaan wilayah pesisir, pelestarian kesenian dan budaya lokal, pendampingan BUMDes dan koperasi, pemberdayaan penyandang disabilitas, serta berbagai program sosial kemasyarakatan lainnya.
Program kerja dan luaran yang dihasilkan diharapkan tidak berhenti pada masa pelaksanaan KKN, tetapi dapat dilanjutkan oleh masyarakat desa dan kelurahan sebagai mitra pengabdian. Keberlanjutan program menjadi bagian penting dalam memastikan manfaat kegiatan tetap dirasakan secara berjangka, sejalan dengan semangat UNDIP Bermartabat dan Bermanfaat.
Sebagai puncak kegiatan, UNDIP menghadirkan pameran Gelar Karya mahasiswa yang menampilkan luaran program pengabdian dari berbagai wilayah dampingan. Sebanyak 56 stand yang berada di area ballroom sisi kiri Muladi Dome mempresentasikan ragam inovasi mahasiswa, mulai dari pengembangan produk pangan berbasis potensi lokal, model pemberdayaan ekonomi masyarakat, teknologi tepat guna untuk UMKM, sistem pengelolaan lingkungan dan sampah, program edukasi kesehatan masyarakat, hingga inisiatif mitigasi bencana berbasis komunitas. Setiap stand menampilkan dokumentasi proses, produk hasil inovasi, serta model implementasi kegiatan yang telah diterapkan bersama masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan stand gelar karya oleh Rektor dan jajaran pimpinan universitas disertai dialog interaktif dengan mahasiswa peserta. Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada kelompok mahasiswa dengan program terbaik. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi talkshow yang menghadirkan unsur perguruan tinggi, mitra, dan pemerintah daerah sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan kolaborasi pengabdian.
Secara keseluruhan, pelaksanaan KKN periode ini menghasilkan 6.297 program kerja mahasiswa, 435 publikasi pengabdian pada media massa cetak maupun daring, serta 145 video pengabdian UNDIP yang mendokumentasikan praktik baik di lapangan. Program kerja dan luaran yang dihasilkan diharapkan dapat dimanfaatkan dan dilanjutkan oleh masyarakat desa dan kelurahan sebagai mitra pengabdian, sehingga dampak program tetap berkelanjutan dan memberi manfaat jangka panjang.
Melalui Gelar Karya KKN Tim I Tahun Akademik 2025/2026, Universitas Diponegoro meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan pengabdian yang berdampak, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, serta menumbuhkan generasi intelektual yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada kebermanfaatan. (Komunikasi Publik/UNDIP/DHW-Ut- Hani)









