UNDIP, Semarang (7/4) – Universitas Diponegoro resmi menjalin kerja sama akademik internasional dengan Beijing University of Chemical Technology (BUCT), Tiongkok, melalui penandatanganan Agreement on Double Degree Program yang dilaksanakan secara hybrid melalui platform Zoom Meeting pada Selasa, 7 April 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring global UNDIP, khususnya dalam penguatan pendidikan teknik kimia berbasis standar internasional. Program ini dirancang dalam skema 2+2, di mana mahasiswa menempuh dua tahun awal di UNDIP dan melanjutkan dua tahun berikutnya di BUCT dengan kurikulum terintegrasi yang disepakati kedua institusi.
BUCT sendiri dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di bidang teknik kimia dan inovasi berbasis riset di Tiongkok. Sinergi dengan UNDIP diharapkan mampu menghadirkan kolaborasi yang produktif, tidak hanya dalam pendidikan, tetapi juga penelitian dan transfer teknologi.
Dalam sambutannya, Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi UNDIP sebagai universitas berkelas dunia. “Untuk menjadi universitas berkelas dunia, kemitraan global menjadi kunci dalam meningkatkan mutu akademik sekaligus memperluas kontribusi di tingkat internasional,” tuturnya.
Prof. Suharnomo juga menyebutkan kesepakatan ini tidak hanya berfokus pada mobilitas mahasiswa pada program akademik, melainkan ruang transformasi untuk membuka peluang lebih luas dalam pengembangan riset bersama, pertukaran dosen dan transfer inovasi teknologi yang berdampak nyata bagi masyarakat internasional.
“Melalui program double degree ini, mahasiswa akan memperoleh pengalaman akademik lintas negara yang memperkaya wawasan global, meningkatkan daya saing, membangun pemahaman budaya yang lebih kuat serta membentuk kompetensi lulusan yang adaptif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rektor UNDIP menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terwujudnya kerja sama ini, sekaligus berharap kolaborasi dapat berkembang secara berkelanjutan, produktif dan menghasilkan kontribusi nyata bagi Indonesia dan Tiongkok.
Senada, Vice President BUCT, Prof. Wang Feng menyambut positif terjalinnya kesepakatan ini. Ia turut menyampaikan apresiasi atas kemitraan strategis bersama UNDIP sebagai hasil dari proses panjang kolaborasi kedua institusi yang telah dibangun sejak kunjungan delegasi UNDIP ke BUCT pada tahun sebelumnya.
“Penandatanganan program double degree ini menjadi pencapaian penting dalam memperdalam kerja sama antar universitas. Lebih dari sekadar kesepakatan akademik, ini adalah komitmen bersama untuk mencetak talenta unggul di bidang teknik kimia yang memiliki perspektif internasional,” ungkapnya.
Prof. Wang Feng menjelaskan program ini tidak hanya menyelaraskan kurikulum dan sistem pembelajaran, tetapi juga memperkuat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok. Ke depan, BUCT berharap kerja sama ini dapat diperluas ke bidang riset, pertukaran dosen, serta integrasi antara dunia akademik dan industri.
Penandatanganan dilakukan oleh masing-masing pimpinan universitas dan perwakilan fakultas, dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta diskusi pengembangan program ke depan. Melalui kerja sama ini, kedua institusi sepakat untuk saling mengakui kredit akademik dan memberikan gelar sarjana dari masing-masing universitas bagi mahasiswa yang berhasil menyelesaikan program.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan delegasi dari kedua institusi. Delegasi UNDIP dipimpin langsung oleh Rektor bersama Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D.; Direktur Reputasi, Kemitraan dan Konektivitas Global Prof. Dr. Ir. Hadiyanto, S.T., M.Sc., IPU; Wakil Direktur Kemitraan dan Konektivitas Global Pulung Widhi Hari Hananto, S.H., LL.M.; Dekan Fakultas Teknik Prof. Dr. Jamari, S.T., M.T., serta Ketua Program Studi Teknik Kimia Prof. Ir. Didi Dwi Anggoro, M.Eng., Ph.D., beserta tim.
Sementara dari pihak BUCT, hadir pula Prof. Wang Feng, Vice President; Prof. Zhang Bing, Chair of School of International Education; Prof. Li Qifang, Vice Dean School of International Education Associate; Prof. Yu Yue, Vice Dean College of Chemical Engineering; Prof. Sun Baochang, serta jajaran pengelola program internasional lainnya.
Kolaborasi UNDIP dan BUCT diharapkan memperkuat kontribusi berkelanjutan dan produktif sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi sebagai penghubung lintas negara dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang teknik kimia yang adaptif terhadap tantangan global sejalan dengan semangat UNDIP Bermartabat dan Bermanfaat. (Komunikasi Publik/UNDIP/DHW)








