Perkuat Mutu Publikasi dan Reputasi Global, UNDIP Resmikan Kantor Pengelolaan Jurnal dan Indeksasi

UNDIP, Semarang (2/10) – Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi mengoperasikan Kantor Pengelolaan Jurnal dan Indeksasi (KPJI) yang berlokasi di Gedung Widya Puraya Lantai 1, Kampus UNDIP Tembalang. Kehadiran kantor ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat peningkatan mutu jurnal, memperluas indeksasi internasional, sekaligus membuka pendampingan publikasi ilmiah yang lebih terarah bagi civitas academica.

Ditandai dengan acara tasyakuran dan doa bersama yang digelar pada Jumat, 2 Oktober 2026, KPJI tidak hanya hadir sebagai ruang kerja baru. Kantor ini dirancang sebagai pusat penguatan ekosistem publikasi, mulai dari peningkatan kualitas pengelolaan jurnal, pendampingan proses indeksasi, hingga edukasi penulisan artikel ilmiah agar memenuhi standar jurnal bereputasi. Penguatan tersebut diharapkan membuat hasil penelitian dan pengabdian UNDIP semakin mudah diakses, dikenal, serta memberikan dampak lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menaruh harapan besar agar KPJI mampu menjadi motor percepatan peningkatan kualitas jurnal-jurnal yang dikelola universitas. Menurutnya, potensi publikasi yang telah dimiliki UNDIP perlu dikelola secara lebih fokus agar berbagai kendala dalam pengembangan dan indeksasi jurnal dapat ditangani dengan tepat. Rektor juga menyoroti sejumlah jurnal yang tengah menjalani proses penilaian sebagai peluang penting untuk memperkuat capaian UNDIP di tingkat internasional.

“Saya berharap dari sini muncul terobosan yang mampu mendorong kita menjadi lebih kuat. Persoalan-persoalan yang masih ada perlu ditangani secara fokus, terutama pada jurnal yang sedang berproses, sehingga capaian indeksasi dan kualitasnya terus meningkat,” ujar Prof. Suharnomo.

Semangat tersebut sejalan dengan tugas KPJI untuk membawa lebih banyak jurnal UNDIP menuju indeksasi bereputasi global. Dr. Anang Wahyu Sejati, S.T., M.T., Kepala KPJI sekaligus Kepala Pusat Promosi dan Publikasi Hasil Penelitian Pengabdian Masyarakat, menyampaikan saat ini sekitar 11 jurnal UNDIP telah terindeks Scopus, sementara sekitar 12 jurnal lainnya telah diajukan dan masih menunggu hasil penilaian. KPJI akan mendampingi proses tersebut sekaligus memetakan peluang jurnal lain agar dapat berkembang lebih cepat.

“Tugas kami mengakselerasi peluang publikasi dan peluang jurnal untuk tumbuh. Harapannya, penguatan jurnal ini turut mendukung reputasi UNDIP secara global,” ujar Dr. Anang. Ia menambahkan, pada 2027 telah disiapkan program untuk mendorong sekitar 15 jurnal lainnya, termasuk membantu jurnal yang masa akreditasinya segera berakhir agar dapat memperoleh peringkat akreditasi yang lebih baik.

KPJI juga memperluas dukungan dari sisi penguatan kapasitas akademik. Layanan yang dikembangkan mencakup edukasi penulisan ilmiah serta pemahaman standar artikel yang memiliki peluang lebih besar untuk diterbitkan pada jurnal berkualitas. Langkah ini membuat fungsi KPJI tidak berhenti pada pengelolaan administrasi jurnal, tetapi juga ikut membangun kemampuan penulis dan pengelola jurnal agar ekosistem publikasi UNDIP tumbuh secara berkelanjutan.

Keberadaan KPJI merupakan pengembangan dari pengelolaan jurnal yang telah dirintis sebelumnya di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melalui ‘Rumah Jurnal’. Embrio pengelolaan tersebut telah berkembang sejak 2018 dan kemudian diperkuat menjadi kantor khusus untuk mempercepat pengembangan jurnal serta publikasi ilmiah UNDIP. Kantor KPJI mulai beroperasi pada 1 September 2026, sebelum secara resmi ditasyakuri pada awal Oktober. Dengan dukungan yang lebih terarah, KPJI diharapkan menjadi simpul penguatan publikasi ilmiah yang berdampak bagi dosen, peneliti, pengelola jurnal, dan mahasiswa, sekaligus memperkuat reputasi akademik UNDIP di tingkat nasional dan global. (Komunikasi Publik/UNDIP/DHW)

Share this :
SDG-4-150x150-1