UNDIP Jalin Kolaborasi Strategis dengan Monash University Indonesia

UNDIP, Tangerang (27/08) – Universitas Diponegoro terus memperluas jejaring internasionalnya dengan menjalin kerja sama strategis bersama Monash University Indonesia. Kesepakatan ini ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di kampus Monash University Indonesia, Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang Selatan, Banten pada Selasa, 26 Agustus 2025.

Penandatanganan MoU ini dihadiri langsung oleh delegasi UNDIP, yakni Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D., selaku Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik, didampingi Pulung Widhi Hari Hananto, S.H., M.H., LL.M. (Wakil Direktur Kemitraan Konektivitas Global), serta Abdul Rohman, S.Hum. (Manajer Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global/RKKG). Kehadiran jajaran pimpinan tersebut merepresentasikan keseriusan UNDIP dalam memperluas jejaring internasional serta memastikan kerja sama dapat dijalankan secara

Acara dimulai dengan pemaparan dari Direktur Riset Monash University Indonesia yang menyoroti sejumlah proyek kolaboratif yang telah dan akan dijalankan bersama UNDIP. Dalam sambutannya, Vice President for Research Monash University Indonesia, Prof. Jane M. Jacobs, Ph.D., menekankan pentingnya penguatan ekosistem digital di Indonesia, terutama dalam bidang keamanan siber (cyber-security). Menurutnya, kerja sama dengan UNDIP akan menjadi langkah konkret untuk mendukung transformasi digital di tanah air.

Dalam kesempatan tersebut, Wijayanto, Ph.D. menyampaikan pandangan senada. Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membangun ekosistem digital nasional. Menurutnya, kualitas ekosistem digital di Indonesia hanya dapat meningkat apabila didukung oleh riset dan inovasi berkelanjutan. “UNDIP siap berkolaborasi untuk mendorong lahirnya penelitian dan inovasi yang relevan dengan tantangan global sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wijayanto, Ph.D. menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar simbol kerja sama, melainkan sebuah komitmen jangka panjang. “Kerja sama ini adalah langkah untuk memperkuat kolaborasi akademik global yang didedikasikan bagi kemajuan ilmu pengetahuan, penguatan inovasi, serta penciptaan dampak positif di tingkat internasional. Bersama Monash University, UNDIP membuka peluang yang lebih luas dalam penelitian, pendidikan, dan pertukaran akademik untuk membentuk masa depan dunia kerja dan masyarakat di era digital,” tuturnya.

Melalui MoU ini, UNDIP dan Monash University Indonesia menyepakati sejumlah agenda penting yang akan menjadi fokus kolaborasi ke depan. Di antaranya adalah

  • Pengembangan riset bersama terkait digital labour, isu yang semakin relevan di tengah transformasi dunia kerja berbasis teknologi.
  • Membuka peluang pelaksanaan program dual/double/joint degree, khususnya untuk mahasiswa doktoral (S3) yang saat ini masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.
  • Kesempatan bagi dosen UNDIP untuk melanjutkan studi doktoral di Monash University Indonesia.
  • Peningkatan jumlah riset dan publikasi bersama sebagai bagian dari upaya memperluas kontribusi ilmiah di tingkat internasional.
  • Rencana pengiriman mahasiswa S1 dalam skema Sekolah Garuda yang saat ini masih dalam tahap penjajakan untuk diimplementasikan lebih lanjut.

Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi lebih banyak kolaborasi lintas negara, baik dalam bidang akademik, riset, maupun pengembangan sumber daya manusia. UNDIP percaya, kemitraan dengan universitas bereputasi global seperti Monash University Indonesia akan memperkuat posisi UNDIP sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing internasional, dan berdampak bagi masyarakat luas. (Komunikasi Publik/UNDIP/DHW)

Share this :