UNDIP, Semarang (18/2) – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) melalui Diponegoro Disaster Assistance Response Team (D-DART) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir akibat luapan Kali Babon di wilayah Rowosari dan Meteseh, Kota Semarang, pada Selasa, 17 Februari 2026. Aksi tanggap darurat ini merupakan respons atas bencana yang terjadi pada 16 Februari 2026 dan mengakibatkan ratusan warga terdampak serta mengalami kerugian materiil dan gangguan aktivitas ekonomi.
Kegiatan dipimpin oleh Wakil Dekan I FEB UNDIP, Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E. selaku Ketua tim D-DART FEB UNDIP dan melibatkan anggota tim serta perwakilan sivitas akademika. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pangan seperti beras, telur, mi instan, sarden atau kornet, kebutuhan bayi dan balita seperti pampers dan bubur bayi, serta perlengkapan kebersihan antara lain minyak kayu putih, minyak telon, bedak, dan sabun. Penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat wilayah setempat guna memastikan bantuan tepat sasaran, khususnya bagi keluarga terdampak langsung dan kelompok rentan.
Kegiatan bakti sosial ini merupakan implementasi “UNDIP Bermartabat dan UNDIP Bermanfaat”, yang menegaskan bahwa keberadaan perguruan tinggi harus memberikan dampak langsung dan positif bagi masyarakat.

Adapun aksi sosial ini diawali dengan penggalangan dana internal fakultas yang didukung oleh partisipasi dosen dan tenaga kependidikan. D-DART kemudian melakukan pengadaan kebutuhan berdasarkan prioritas di lapangan dan mendistribusikannya secara langsung kepada masyarakat terdampak. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terencana serta didokumentasikan sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada sivitas akademika.
Melalui kegiatan ini, FEB UNDIP menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran D-DART di lokasi bencana menjadi wujud nyata peran fakultas sebagai institusi yang responsif, peduli, dan berkontribusi langsung dalam penguatan ketahanan sosial dan pangan masyarakat terdampak. (Komunikasi Publik/ FEB/ Ed. Nurul)
Sumber: Website Official FEB






