Tips Sahur dari Dosen Gizi FK UNDIP agar Tidak Cepat Lapar Saat Puasa

UNDIP, Semarang (17/3) – Banyak orang merasa cepat lapar saat berpuasa, salah satunya disebabkan oleh pilihan menu sahur yang kurang tepat. Hal ini disampaikan oleh Binar Panunggal, S.Gz., M.P.H., dosen Program Studi Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, yang menekankan pentingnya memperhatikan komposisi makanan saat sahur agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.

Menurutnya, sahur bukan sekadar makan dalam jumlah banyak, tetapi lebih pada memastikan kandungan gizinya seimbang. Menu sahur ideal sebaiknya terdiri dari karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal, dilengkapi dengan protein seperti telur, tahu, dan tempe, serta serat dari buah dan sayur agar rasa kenyang bisa bertahan lebih lama.

“Saat sahur, jangan asal makan banyak. Coba perhatikan juga komposisinya,” jelas Binar.

Ia juga mengingatkan untuk membatasi konsumsi makanan yang kurang sehat, seperti gorengan, saat sahur. Selain itu, asupan gula yang berlebihan juga sebaiknya dihindari karena dapat membuat tubuh lebih cepat merasa lapar.

“Gorengan memang enak, tapi sebaiknya tidak terlalu sering. Begitu juga dengan makanan atau minuman tinggi gula, perlu dibatasi agar tidak cepat lapar. Konsumsi gula secukupnya saja,” tambahnya.

Dengan mengatur menu sahur secara seimbang dan bergizi, diharapkan ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman tanpa rasa lapar berlebihan atau tubuh lemas di pagi hari. Hal ini menjadi pengingat bahwa kualitas makanan saat sahur memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh selama berpuasa. (Komunikasi Publik/UNDIP/AKS)

Share this :