UNDIP Jalin Kolaborasi Akademik Internasional dengan Bursa Uludağ Üniversitesi

UNDIP, Semarang (15/4) – Universitas Diponegoro (UNDIP) terus memperluas jejaring internasional melalui penguatan kerja sama akademik dengan Bursa Uludağ Üniversitesi, sebuah universitas riset negeri terkemuka di Bursa, Turki. Kolaborasi ini ditandai dengan pertemuan delegasi kedua institusi sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada Rabu, 15 April 2026 pukul 10.00 WIB di Widya Puraya UNDIP, Semarang.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. didampingi oleh Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik, Wijayanto, S.I.P., M.Si., Ph.D. menyambut kehadiran delegasi dari Bursa Uludağ Üniversitesi, yaitu Prof. Dr. Kadir Çavdar., Head of the Sub-Department of Construction and Production (Mechanical Engineering) dan David Setiadhi, Ph.D., mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Bursa Uludağ Üniversitesi.

Kerja sama ini berfokus pada pengembangan Tridharma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pendidikan dan penelitian. Dalam bidang akademik, UNDIP telah menjalin banyak kerja sama baik dengan institusi pendidikan maupun industri untuk membentuk lulusan yang adaptif dan siap kerja.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. sangat mendukung kerja sama yang menguatkan hubungan bilateral Indonesia dan Turki ini. Kedua institusi sepakat untuk mengembangkan program pendidikan lanjut jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema kolaboratif, termasuk peluang penyelenggaraan program bersama (joint program), supervisi bersama (joint supervision), serta pertukaran mahasiswa pascasarjana.

Prof. Suharnomo berkata, “Di UNDIP telah tersedia program double degree melalui program studi International Undergraduate Program (IUP). Mahasiswa mendapatkan dua gelar dari Universitas Diponegoro dan universitas mitra di luar negeri. Nantinya dengan kolaborasi ini, kita bisa memperdalam riset akademik bersama para peneliti serta mahasiswa master dan doktor dari UNDIP dan Bursa Uludağ Üniversitesi.”

Head of the Sub-Department of Construction and Production, Bursa Uludağ Üniversitesi, Prof. Dr. Kadir Çavdar menyebutkan bahwa dari pihaknya siap untuk melaksanakan joint research, di mana sistem pengajaran untuk mahasiswa S1 menggunakan 70% bahasa Turki dan 30% bahasa Inggris. “Sedangkan untuk mahasiswa S2 dan S3 secara fleksibel menggunakan bahasa Inggris bersama supervisor riset masing-masing,” imbuhnya.

Bursa Uludağ Üniversitesi menyandang predikat universitas dengan bidang Mikrobiologi nomor 1 di Turki, Top 3 bidang Kedokteran, dan Top 10 bidang Pendidikan Agama. Hal ini menjadikan Bursa Uludağ Üniversitesi sebagai salah satu mitra strategis UNDIP, universitas riset ternama di Indonesia, terutama pada bidang pendidikan dan riset.

Melalui penandatanganan MoU ini, kedua pihak berkomitmen untuk menindaklanjuti kesepakatan ke dalam program-program konkret yang terukur dan berdampak, guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan, berkontribusi nyata di tingkat internasional, dan memperkuat langkah menuju World-Class University. (Komunikasi Publik/UNDIP/Titis)

Share this :