Buktikan Matematika Bisa Hasilkan Inovasi Aplikatif, Dosen FSM UNDIP Kembangkan Aplikasi Anti-Sadap

UNDIP, Semarang (25/7) – Perlindungan data agar tidak dapat diakses oleh pihak yang tidak berwenang menjadi salah satu tantangan penting dalam dunia cyber security. Menjawab kebutuhan tersebut, akademisi Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro (UNDIP) menunjukkan bahwa matematika memiliki peran nyata dan strategis dalam menjaga kerahasiaan pesan maupun informasi di ruang digital.

Pakar tersebut adalah Dr. Nikken Prima Puspita, S.Si., M.Sc., yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Kajian Aljabar di Himpunan Matematika Indonesia (Indonesian Mathematics Society/IndoMS). Ia berhasil menerapkan konsep aljabar matriks dan vektor ke dalam sistem pengamanan data melalui pengembangan Kriptografi Hill Cipher, yakni teknik untuk merahasiakan pesan melalui proses enkripsi (mengubah pesan asli menjadi bentuk acak) dan dekripsi (mengembalikan pesan acak ke bentuk semula).

Metode Kriptografi Hill Cipher sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Lester Hill pada tahun 1929. Pada bentuk awalnya, metode ini menggunakan operasi bilangan bulat modulo 26 yang hanya mencakup 26 huruf abjad Romawi. Namun, karena teks modern saat ini jauh lebih kompleks dan memuat huruf besar, huruf kecil, angka, serta tanda baca, Dr. Nikken kemudian melakukan pengembangan terhadap metode klasik tersebut.

“Kriptosistem ini diperumum menjadi Kriptografi Hill Cipher Modulo 95. Sistem ini melibatkan 95 karakter berupa huruf, angka, dan tanda baca, sedemikian hingga algoritma enkripsi dan dekripsinya melibatkan operasi sisa hasil bagi bilangan bulat 95,” jelas Dr. Nikken mengenai hasil risetnya.

Pengembangan aljabar tersebut tidak berhenti pada tataran konsep. Bersama ahli informatika UNDIP, Nurdin Bahtiar, M.T., riset itu kemudian diwujudkan menjadi sebuah aplikasi perangkat lunak. Inovasi ini juga telah memperoleh pengakuan resmi negara melalui sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor EC00202319591, dengan judul “Aplikasi Perangkat Lunak Kriptografi Hill-Cipher Modulo 95 Dengan Kode ASCII”.

Aplikasi ini dinilai sangat membantu pengguna, khususnya masyarakat awam, karena proses pengamanan data tidak lagi harus dilakukan dengan perhitungan matematis manual. Dengan demikian, proses merahasiakan data menjadi lebih praktis dan efisien.

Dalam penggunaannya, aplikasi Kriptografi Hill-Cipher Modulo 95 memiliki beberapa tahapan. Saat membangun sebuah kriptosistem, dibutuhkan Kunci Rahasia (Private Key) baik untuk proses enkripsi maupun dekripsi. Pada aplikasi ini, pengguna memilih matriks berukuran 2×2 sebagai kunci. Khusus pada sistem ini, matriks kunci yang digunakan dibatasi hanya pada matriks yang memiliki determinan sama dengan 1 atau -1.

Setelah matriks sandi dimasukkan, pengguna kemudian menekan menu “Hitung Invers”, yang nantinya digunakan dalam proses mengembalikan pesan rahasia menjadi pesan asli. Selanjutnya, pengguna mengisikan pesan asli (plainteks) yang ingin diamankan.

Aplikasi ini juga mendukung proses kebalikannya, yaitu dekripsi, sehingga pesan acak dapat dikembalikan menjadi teks yang dapat dibaca. Dengan menekan tombol proses, sistem akan secara otomatis menghitung invers matriks dan menampilkan kembali pesan asli yang sebelumnya telah dirahasiakan.

Inovasi di bidang keamanan siber ini sejalan dengan misi Departemen Matematika UNDIP dalam mengubah stigma bahwa matematika hanyalah pelajaran yang sulit dipahami. Sebaliknya, matematika ditunjukkan sebagai ilmu yang aplikatif, dekat dengan kebutuhan masyarakat, dan memberi dampak langsung pada perkembangan teknologi sehari-hari.

Tak hanya di bidang keamanan data, Dr. Nikken juga aktif menerapkan pemodelan aljabar dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Bersama berbagai mitra, mulai dari lembaga pendidikan hingga instansi pemerintah, ilmu matematika dimanfaatkan untuk menjawab persoalan-persoalan praktis. Salah satu capaian penting diraih pada tahun 2022, ketika kolaborasi pengabdian yang dipimpin Dr. Nikken bersama Universitas Lampung dan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung memperoleh penghargaan “Hibah IndoMS Mengabdi yang Paling Menginspirasi” atas penerapan matematika dalam pengelolaan hutan produktif secara lestari.

Inovasi ini menunjukkan komitmen UNDIP dalam menghadirkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan bagi kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi. Upaya tersebut selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan keamanan data digital. Semangat ini sekaligus menegaskan peran Universitas Diponegoro dalam mewujudkan UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat. (Komunikasi Publik/ FKM/ ed. Nurul)

Share this :
No data was found