
Guru Besar FIB UNDIP: Kota Lama Layak Diajukan sebagai Warisan Dunia
Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar prosesi Sidang Terbuka Purna Adi Cendekia di Gedung Prof. Sudarto, S.H., Kampus UNDIP Tembalang pada 16 Januari 2025. Acara

Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar prosesi Sidang Terbuka Purna Adi Cendekia di Gedung Prof. Sudarto, S.H., Kampus UNDIP Tembalang pada 16 Januari 2025. Acara

UNDIP – Prof. Dr. Ir. Nany Yuliastuti, M.SP, merupakan guru besar kebanggaan Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (DPWK) Fakultas Teknik Universitas Diponegoro dengan kepakarannya pada

Pada gelaran Purna Adi Cendekia (16/01) yang dilaksanakan oleh Senat Akademik Universitas Diponegoro di Gedung Prof Sudarto, Prof. Dr. dr. Anies, M.Kes., PKK selaku salah

Forum JUARA yang diinisiasi oleh Universitas Diponegoro (UNDIP), bekerjasama dengan LP3ES, Universitas Paramadina, INDEF dan KITLV Leiden kembali diadakan dengan mengangkat isu “Benarkah Gen Z

Demak menjadi salah satu lokasi utama dalam pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Diponegoro (UNDIP). Sudah empat hal yang dilakukan oleh UNDIP dalam hal ini,

Indonesia, negeri dengan kekayaan hayati yang melimpah, telah menghasilkan ribuan penelitian mengenai potensi tanaman herbal sebagai obat alami. Dalam tiga tahun terakhir saja, sekitar 8.000

Kemiskinan di Indonesia yang masih tinggi dan Ketahanan Pangan yang lemah menjadi perhatian utama dalam diskusi pada Forum Jurnalisme dan Akademisi (JUARA) Universitas Diponegoro bekerjasama

“UNDIP bekerjasama dengan Indef School of Political Economy, KITLV Leiden, LP3ES, INDEF dan Universitas Paramadina menyelenggarakan Sekolah Demokrasi atau Sekdem. Sekdem dan ISPE adalah forum

Wakil Rektor IV Universitas Diponegoro, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D. menyampaikan materi dengan judul Dynamics of Digital Democracy in Indonesia :State Repression, Social Media Propaganda, and

“Visi dan misi dari Prabowo-Gibran berfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat melalui pekerjaan layak, pendidikan bagus, pemenuhan kebutuhan dasar yang harganya bisa terjangkau, pendapatan yang cukup,