UNDIP, Semarang (23/1) – Unit Pelaksana Teknis Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (UPT K3L) Universitas Diponegoro (UNDIP) hari ini melaksanakan kegiatan cek kesehatan rutin bagi dosen dan tendik di lingkungan Kampus. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Kantin DipoHub ini dimulai tepat pukul 07.30 WIB dengan diawali senam pagi bersama untuk membakar semangat seluruh peserta sebelum menjalani pemeriksaan medis. Meskipun hujan turun mengguyur lokasi, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme peserta hadir dalam kegiatan ini.
Proses pemeriksaan dimulai dengan pendaftaran, pengecekan tinggi dan berat badan, pengukuran lingkar perut, hingga pemeriksaan tekanan darah, serta cek metabolik yang meliputi kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Kepala UPT K3L UNDIP, Dr. Bina Kurniawan, S.K.M., M.Kes., menjelaskan bahwa pemeriksaan kali ini memiliki fokus tambahan sesuai dengan tema kesehatan tertentu. “Prinsipnya sama, pemeriksaan pada tinggi badan, berat badan, lingkar perut, gula darah, kolesterol, asam urat, itu sama. Hanya, namanya ada tematik-tematik hari kesehatan sehingga ada pemeriksaan kesehatan mental,” ujar Dr. Bina.
Dr. Bina juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-unit di lingkungan universitas untuk mendukung layanan kesehatan yang menyeluruh bagi civitas academica. “Kita dalam menjalankan ini bekerja sama dengan RSND, UP3 Fakultas Kedokteran, dan juga Fakultas Psikologi untuk deteksi dini kesehatan mental. Dokter-dokter disediakan untuk konsultasi, jadi teman-teman setelah ada pemeriksaan, hasilnya didapat, bisa berkonsultasi dengan dokter yang dari UP3 Fakultas Kedokteran di lokasi,” tambah Dr. Bina
Dr. Bina menargetkan agar program ini dapat berjalan setiap bulan secara berkelanjutan melalui kombinasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah dan Posbindu internal UNDIP. “Harapannya ini bisa berlangsung terus, berkelanjutan. Kami memprogramkan itu setiap bulan ada CKG. Karena CKG dari pemerintah itu hanya sekali setiap orang setahun, nanti kita lanjut dengan Posbindu. Jadi nanti dapat bergantian, ada CKG dan ada Posbindu,” jelasnya.
Melalui konsistensi ini, diharapkan seluruh warga kampus UNDIP dapat terdeteksi kondisinya secara dini sehingga jika ada hasil yang perlu diperbaiki, mereka dapat segera dirujuk ke Puskesmas atau rumah sakit. Dr. Bina berharap dengan adanya fasilitas ini, warga kampus UNDIP senantiasa sehat sehingga bisa bekerja dan belajar dengan lebih produktif.
Semangat ini merupakan bagian dari dukungan penuh UNDIP terhadap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) untuk menciptakan pola hidup berkualitas, sehingga senantiasa mewujudkan UNDIP Bermanfaat dan UNDIP Bermartabat. (Komunikasi Publik/UNDIP/Riri)







