UNDIP Gelar Evaluasi Capaian Publikasi 2025 dan Siapkan Akselerasi Menuju Target 2026

Semarang, 23 Februari 2026 – Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Capaian Publikasi 2025 dan Rencana Akselerasi 2026 pada Senin (23/2) di Progo Meeting Room Lantai 5, Hotel ARRUS Semarang. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merefleksikan capaian publikasi internasional bereputasi tahun 2025 sekaligus merumuskan langkah percepatan menuju target 2026.

Kegiatan yang dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor III dan IV, para Dekan Fakultas dan Sekolah, serta jajaran LPPM ini menegaskan komitmen Undip dalam memperkuat reputasi akademik di tingkat global.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, SE, MSi menyampaikan apresiasi atas peningkatan capaian publikasi UNDIP di Jurnal dan Prosiding terindeks Scopus yang telah diraih sepanjang tahun 2025. Capaian pada tahun 2025 ini, merupakan capain tertinggi yang diraih Undip selama ini. Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan ke depan semakin kompetitif, terutama dalam konteks pemeringkatan internasional seperti QS dan THE Impact Rankings.

“Untuk menjadi universitas Top 3 nasional dan memperkuat posisi global, kita tidak bisa mengabaikan indikator pemeringkatan internasional. Budaya publikasi harus menjadi gerakan bersama, terlembagakan dari tingkat fakultas hingga universitas,” tegas Rektor.

Rektor juga menekankan pentingnya penguatan jurnal internal UNDIP agar semakin banyak yang terindeks Scopus, serta mendorong peningkatan kualitas kolaborasi riset lintas fakultas dan internasional.

Sementara itu, Wakil Rektor IV, Dr. Wijayanto, SIP, MSi menyampaikan kebijakan strategis percepatan publikasi melalui skema “1 Dosen 1 Publikasi Scopus”, dengan fleksibilitas peran penulis, baik sebagai first author maupun co-author. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong produktivitas sekaligus memperluas jejaring kolaborasi akademik.

“Saat ini UNDIP telah mencapai jumlah publikasi tertinggi sepanjang sejarah lembaga ini berdiri dengan angka 2349 paper pada 2025. Sesuai amanat Renstra, pada 2026 sudah saatnya satu milestone sejarah baru kita capai dengan menyentuh angka 3000. Salah satu strateginya bisa dengan mendorong terciptanya kebijakan satu dosen satu scopus per tahun dengan fleksibilitas peran penulis”, tambahnya

Wakil Rektor III menambahkan bahwa strategi percepatan juga akan dilakukan melalui pembentukan dan penguatan tim penulis solid di setiap fakultas, termasuk optimalisasi peran mahasiswa pascasarjana dalam kolaborasi publikasi internasional. Praktik baik dari dosen-dosen dengan rekam jejak publikasi kuat akan direplikasi untuk memperluas dampak.

Selanjutnya Ketua LPPM Prof. Dr.-Ing. Suherman, ST, MT menyampaikan bahwa forum ini dilakukan sebagai ajang diskusi antar LPPM dengan Fakultas untuk bersama-sama meningkatkan IKU jumlah publikasi di jurnal dan prosiding terindeks Scopus. Diskusi diarahkan untuk saling menguatkan, membuat program-program riset yang menghasilan publikasi terindeks scopus, riset kolaborasi dengan perguruan tinggi Luar Negeri dan Dalam Negeri, pelatihan dan pendampingan penulisan publikasi, diskusi mencarikan solusi bersama dari hambatan-hambatan yang ada, dan lain sebagainya.

Dalam sesi pemaparan, masing-masing fakultas dan sekolah menyampaikan capaian publikasi tahun 2025 serta target 2026. Sejumlah fakultas menetapkan skema kewajiban publikasi dengan variasi strategi, antara lain 1 dosen 1 artikel sebagai first author, 1 dosen 1 artikel sebagai co-author, maupun kombinasi keduanya. Selain itu, optimalisasi pemanfaatan dana Article Processing Charge (APC) juga menjadi perhatian untuk mendukung percepatan publikasi.

Forum diskusi menghasilkan sejumlah langkah tindak lanjut, antara lain:

  • Penguatan sistem monitoring dan evaluasi capaian publikasi per fakultas.
  • Optimalisasi dukungan pendanaan publikasi dan pengembangan jurnal.
  • Penguatan kelembagaan publikasi sebagai bagian dari strategi menuju World Class University.

Melalui kegiatan ini, Undip menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi internasional bereputasi sebagai bagian dari transformasi menuju universitas berkelas dunia. Akselerasi publikasi tahun 2026 diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat reputasi akademik, daya saing global, serta kontribusi Undip dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan. (Komunikasi Publik/ LPPM/ Ayu/ ed. Utami)

Share this :