UNDIP, Semarang (3/2) – Universitas Diponegoro melalui Direktorat Hukum dan Organisasi (DHO) menyelenggarakan Workshop Pemantapan Pelaksanaan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) yang dirangkaikan dengan Desk Evaluation Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas, pada Senin-Selasa, 2-3 Februari 2026, bertempat di Aula Lantai 5 Gedung Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc., Dekanat Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya strategis UNDIP dalam memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Turut hadir Wakil Rektor III Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum, dan Organisasi UNDIP, Dekan 13 fakultas/sekolah.Workshop diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri atas Tim TPPTN, Tim Zona Integritas fakultas dan sekolah, serta perwakilan unit kerja di lingkungan UNDIP.
Dalam sambutan sekaligus pembukaan acara, Wakil Rektor III Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum, dan Organisasi UNDIP, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T., menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan tanggung jawab kolektif seluruh unit kerja. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan satu fakultas menjadi energi bagi fakultas lain, serta menekankan bahwa Zona Integritas bukan sekadar target administratif, melainkan standar dalam cara bekerja dan bertindak.
“Zona Integritas adalah keberanian untuk berubah, memperbaiki kebiasaan lama, serta berani mengatakan ya pada pelayanan yang lebih manusiawi. UNDIP sedang membangun jati dirinya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, bermanfaat bagi masyarakat, dan bermartabat dalam tata kelola,” ucap Prof Adian.
Sementara itu, Wakil Direktur Hukum dan Organisasi UNDIP, Feri Satria Wicaksana Effendy, S.H., M.H. sekaligus moderator kegiatan, menyampaikan bahwa workshop ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, motivasi, dan integrasi antar unit dalam pelaksanaan pembangunan ZI WBK/WBBM, khususnya melalui perbaikan LKE (Lembar Kerja Evaluasi) yang berkelanjutan.
“Melalui kegiatan workshop ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan memperkuat strategi dalam pelaksanaan Jurnal Integritas, serta membantu mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan area perbaikan LKA melalui proses base evaluation oleh tim WBK dan WBBM.” ucap Feri Satria.
Pada sesi utama, narasumber dari BBPMP (Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan) Jawa Tengah, Ahmad Mudlofir, memaparkan materi bertajuk Success Story BBPMP Jawa Tengah dalam Meraih Predikat ZI WBK dan WBBM. Ia menjelaskan bahwa pembangunan Zona Integritas harus berorientasi pada dampak dan manfaat nyata dari inovasi pelayanan, baik bagi pengguna layanan maupun bagi organisasi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ZI ditentukan oleh kemampuan unit kerja dalam mengelola inovasi, mengukur dampak pelayanan, serta membangun sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan. Diskusi kemudian dilanjutkan dengan pendalaman materi oleh Putut Joko Wibowo, M.T., yang menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap aspek inovasi, respons pengguna layanan, pengendalian gratifikasi, penguatan integritas organisasi, serta mekanisme pengukuran kepuasan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan ZI.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Desk Evaluation LKE Zona Integritas yang dilaksanakan secara bertahap sesuai jadwal pada 2-3 Februari 2026. Evaluasi ini mencakup seluruh fakultas dan sekolah di lingkungan UNDIP, sebagai bagian dari tahapan penilaian internal menuju pengusulan WBK/WBBM (Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) pada tingkat nasional. Melalui penyelenggaraan workshop dan desk evaluation ini, Universitas Diponegoro kembali menegaskan komitmennya untuk membangun budaya integritas, profesionalitas, dan akuntabilitas dalam seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi. Pembangunan Zona Integritas di UNDIP tidak hanya ditujukan untuk memenuhi standar penilaian, tetapi untuk memastikan setiap proses akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan layanan publik berjalan secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab, sejalan dengan semangat UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat. (Komunikasi Publik/UNDIP/Hani ed. As3)







