UNDIP, Semarang (4/6) – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (FPIK UNDIP) secara resmi meluncurkan Program Double Degree Pascasarjana Manajemen Sumber Daya Perairan (Postgraduate Aquatic Resource Management) bekerja sama dengan Chiba University, Jepang. Peluncuran program internasional tersebut berlangsung di Auditorium FPIK UNDIP, Kamis, 4 Juni 2026, sekaligus dengan rangkaian peluncuran buku berjudul“Coastal and Marine Spatial Database Systems: Image Processing and Applications.” Buku ini merupakan karya dari Prof. Dr. Ir. Agus Hartoko, M.Sc. (Profesor Ahli Bidang Oseanografi dan Marine Geomatik, FPIK, UNDIP) dan Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, Ph.D. (Professor of Health and Disease Omics Center, Faculty of Medicine, Chiba University).
Dekan FPIK UNDIP, Prof. Agus Trianto, S.T., M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Prof. Josaphat yang selama ini berperan aktif dalam menjembatani kolaborasi antara UNDIP dan Chiba University. Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah FPIK UNDIP untuk membuka akses pembelajaran dan jejaring akademik internasional bagi civitas academica. Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan peluang bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi kesempatan strategis bagi dosen muda untuk meningkatkan kapasitas akademik dan penelitian di tingkat global.
“Mahasiswa sebaiknya memanfaatkan peluang dengan sebaik-baiknya, termasuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi lingkungan akademik internasional. Kesempatan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi diri di tingkat global,” jelas Prof. Agus.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan internasionalisasi pendidikan tinggi di lingkungan FPIK UNDIP. Program double degree ini dapat diikuti oleh mahasiswa magister (S2) dan doktor (S3) yang nantinya akan memperoleh dua gelar atas pendidikannya di FPIK UNDIP dan Graduate School of Science and Engineering, Chiba University, Jepang.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Implementation of Agreement yang meliputi launching double-degree program, visiting professor, joint research, dan launching program buku. Sesi ini dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh pimpinan FPIK UNDIP bersama Prof. Josaphat sebagai bentuk rasa syukur atas terwujudnya kolaborasi internasional antar-institusi.
Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, Ph.D. menjelaskan mekanisme pelaksanaan program double degree untuk jenjang Magister dan Doktor di Chiba University, Jepang. Sampai saat ini, Chiba University telah memfasilitasi 515 perjanjian pertukaran mahasiswa internasional dengan 51 negara di dunia, didukung oleh Global Program ENGINE (Enhance Network for Global Innovative Education).
Acara ini juga menjadi momentum peluncuran buku hasil kolaborasi akademik dan penelitian yang selama beberapa tahun dijalankan oleh Prof. Agus Hartoko dan Prof. Josaphat. Prof. Agus Hartoko menjelaskan bahwa buku tersebut telah melalui proses penelaahan (review) yang ketat selama kurang lebih 1 tahun sebelum akhirnya diterbitkan oleh CRC Press dalam bahasa Inggris. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang sistem basis data spasial pesisir dan kelautan, pengolahan citra, serta berbagai aplikasinya dalam pengelolaan sumber daya perairan.
Sebagai simbol kontribusi akademik bagi institusi, buku tersebut diserahkan kepada Universitas Diponegoro yang diwakili oleh Prof. Dr.Sc. Anindya Wirasatriya, S.T., M.Si., M.Sc. (Sekretaris Program Studi, Departemen Oseanografi, FPIK UNDIP). Melalui peluncuran program ini, FPIK UNDIP menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi global, meningkatkan kualitas pendidikan dan riset, serta menghasilkan sumber daya manusia unggul yang berkontribusi pada pengembangan ilmu kelautan dan perikanan di tingkat internasional. (Komunikasi Publik/UNDIP/Titis)









