UNDIP Dorong Penulisan Ilmiah Civitas Academica dengan Optimalisasi Database Emerald

UNDIP, Semarang (9/6) – Dalam rangka menunjang penulisan ilmiah di lingkungan UNDIP, Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Perpustakaan dan UNDIP Press kembali menggelar workshop bagi civitas academica UNDIP, bertempat di Ruang Pertemuan UPT Perpustakaan Lantai 4 dan UNDIP Press pada Selasa (09/06/2026).

Workshop bertema Optimalisasi Database Emerald dalam Menunjang Penulisan Ilmiah bagi Civitas Academica Universitas Diponegoro ini menggandeng Sururin Maudhunah, seorang Product Trainer di iGroup Asia Pacific yang memberikan pemahaman terkait dengan Database Emerald yang mampu dimanfaatkan seluruh civitas academica UNDIP dalam publikasi penulisan ilmiah.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum dan Organisasi UNDIP, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T. menyampaikan bahwa publikasi ilmiah seharusnya melekat pada setiap dosen dan mahasiswa.

“Publikasi ilmiah tidak hanya sekedar indikator kinerja, tapi itu sudah melekat pada kita sebagai dosen maupun mahasiswa,” tuturnya.

Ia mengingatkan kembali kebijakan terbaru Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terkait dengan kenaikan jabatan melalui komponen penelitian. UNDIP memberikan solusi dengan memberlakukan publikasi sekali dalam satu semester, sehingga dapat memenuhi target dua publikasi dalam satu tahun.

Hal tersebut selaras dengan komitmen UNDIP dalam menciptakan iklim riset di lingkungan kampus dan terus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. “Dapat meningkatkan kualitas manuskrip yang kita susun,” ujar Prof. Adian.

Berdasarkan workshop, Database Emerald memudahkan penggunanya dalam berkolaborasi dengan para penulis hanya dengan mengunjungi link email author yang tertera. Selain itu, jika dibandingkan dengan jurnal lainnya, konten Database Emerald mudah dipahami karena review jurnalnya yang dibagi dalam beberapa point sehingga pembaca dengan mudah menemukan section yang dibutuhkan.

Sururin Maudhunah sekaligus memperkenalkan setiap tools dan fungsinya masing-masing. Ia pun menegaskan untuk sign in ke Database Emerald sebaiknya menggunakan akun universitas agar identitas dan reputasi pun dapat meningkat di data statistik.

“Jika mau share jurnal artikel untuk bahan pembelajaran bisa dalam bentuk DOI link, manfaatnya bisa meningkatkan reputasi dari artikel jurnal tersebut dan meningkatkan data statistik penggunaan dari institusi,” jelas Sururin.

Hal ini mempengaruhi apakah universitas tersebut dapat berlangganan konten-konten Emerald di tahun-tahun selanjutnya.

“Hasil data statistik itu jadi patokan apakah UNDIP tahun depan dapat berlangganan kembali karena banyaknya civitas academica UNDIP yang menggunakan konten-konten Emerald,” lanjutnya.

Workshop ini memungkinkan para civitas academica UNDIP dalam memanfaatkan Database Emerald untuk membantu mengidentifikasi trend riset terkini, menemukan referensi riset berkualitas, hingga memahami karakteristik tulisan yang dapat diterima di jurnal internasional. (Komunikasi Publik/UNDIP/Hanifa)

Share this :
SDG-4-150x150-1