Dua Mahasiswa FK Undip Sabet Juara di Boedhi Darmojo Award 2025

UNDIP, Semarang (31/12)  Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Boedhi Darmojo Award 2025 pada Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Semarang ke-XXVIII yang digelar pada 12–14 Desember 2025.

Boedhi Darmojo Award merupakan kompetisi ilmiah tahunan bergengsi yang melombakan berbagai kategori, antara lain Original Research oral/poster, Systematic Review dan Meta-Analysis oral/poster, serta Poster Case Report, yang diikuti oleh residen PPDS/PPDSS Penyakit Dalam, dokter spesialis penyakit dalam, mahasiswa, dan dokter umum.

Dalam ajang tersebut, Gregorius Raymond Geraldo berhasil meraih Juara II Presentasi Oral Original Research tingkat mahasiswa dan dokter umum. Karya ilmiah berjudul “Analisis Performa Skor qSOFA, NEWS, dan Faktor Risiko Lain terhadap Kejadian Kematian Pasien Sepsis dengan Infeksi Multi-Drug Resistant Organism (MDRO)” disusun di bawah bimbingan Dr. dr. Nur Farhanah, M.Si.Med., Sp.PD, K-PTI.

“Saya merasa sangat bersyukur, senang, dan terhormat dapat meraih penghargaan ini. PIT PAPDI merupakan forum ilmiah nasional dengan standar akademik yang tinggi, sehingga pencapaian ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya sebagai mahasiswa kedokteran,” ujarnya kepada FK Undip pada Rabu (24/12/2025).

Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan dan bimbingan para dosen serta penguji. Penelitian yang diangkat Gregorius membahas perbandingan performa dua skor klinis yang umum digunakan dalam praktik sehari-hari, yakni qSOFA dan NEWS, dalam memprediksi risiko kematian pasien sepsis dengan infeksi MDRO, serta mengidentifikasi faktor risiko yang berkaitan dengan mortalitas.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan skor NEWS dapat membantu dokter mengenali pasien sepsis yang berisiko meninggal lebih cepat, sementara ketepatan pemberian antibiotik sejak awal sangat berpengaruh terhadap keselamatan pasien,” jelasnya.

Ia berharap temuan tersebut dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas penanganan dan menurunkan angka kematian pasien sepsis dengan infeksi bakteri resisten.

Prestasi juga diraih oleh Narendra Lintang Mahadewa S.Ked yang memperoleh Juara Presentasi Oral Meta-Analysis tingkat mahasiswa dan dokter umum. Dengan bimbingan Dr. dr. K. Heri Nugroho HS, Sp.PD, K-EMD, Narendra mempresentasikan karya berjudul “Efek Pemberian Suplementasi Probiotik pada Parameter Glikemik dan Marker Inflamasi Pasien Prediabetes: Sebuah Telaah Sistematis dan Meta-Analisis”.

Dosen pembimbing, Dr. dr. Nur Farhanah, M.Si.Med., Sp.PD, K-PTI, menyampaikan apresiasi atas capaian kedua mahasiswa tersebut. Ia mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan, serta berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu kedokteran.

Capaian ini sejalan dengan komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dalam mendorong budaya riset dan penguatan atmosfer akademik yang unggul. FK Undip secara berkelanjutan mendukung mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan ilmiah, menghasilkan karya berbasis riset, serta berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di tingkat regional maupun nasional. (Komunikasi Publik UNDIP/ Humas FK/ ed. Nurul)

Share this :