Perkuat Sinergi Industri, Grup Busana Apparel dan UNDIP Berkolaborasi Bantu Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

UNDIP, Semarang (11/2) – Kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi kembali diwujudkan melalui kegiatan penyerahan bantuan “Manajemen Busana Apparel Group Peduli Bencana” kepada mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) yang berasal dari daerah terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (11/2/2026) pukul 10.00–11.30 WIB di Ruang Sidang Rektor Lantai 2 Gedung Widya Puraya, Universitas Diponegoro,  Kampus Tembalang, Semarang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sosial Grup Busana Apparel dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa, sekaligus memperkuat kemitraan strategis antara UNDIP dan sektor industri.

Hadir dalam acara ini Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., beserta jajaran pimpinan universitas, Direksi Grup Busana Apparel, diwakili oleh Mr. Sasiwanen, Chief Operating Officer PT Ungaran Sari Garments, Mr. Anil George, Chief Human Resources Officer, Mr. Cipto Santosa, para dekan fakultas dan sekolah, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni, serta mahasiswa penerima bantuan.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara UNDIP dan Grup Busana Apparel. Ia menegaskan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri merupakan kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang tangguh dan berkelanjutan. “Keberhasilan pendidikan tidak dapat berdiri sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri. Kepedulian yang ditunjukkan Grup Busana Apparel sejalan dengan visi UNDIP sebagai kampus yang bermartabat dan bermanfaat, tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga hadir bagi masyarakat,” ungkap Prof. Suharnomo.

Rektor menambahkan bahwa UNDIP secara aktif terlibat dalam berbagai respons kebencanaan melalui pengiriman tim medis dan paramedis, trauma healing, serta teknologi pengolahan air (water treatment) untuk membantu masyarakat terdampak. Selain itu, universitas memberikan pembebasan UKT, bantuan biaya hidup, dan program makan bergizi gratis bagi mahasiswa terdampak bencana.

Dalam kesempatannya, perwakilan Grup Busana Apparel, Mr. Sasiwanen, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap mahasiswa terdampak bencana merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus bentuk dukungan terhadap generasi muda yang tengah menempuh pendidikan. “Kami percaya bahwa setiap ujian adalah bagian dari proses untuk menjadi pribadi yang lebih kuat dan mandiri. Bantuan ini kami harapkan dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa untuk tetap fokus menyelesaikan studi dan meraih masa depan yang lebih baik,” ungkap Mr. Sasiwanen.

Grup Busana Apparel menghimpun dana sebesar Rp1 miliar yang dialokasikan bagi wilayah terdampak di Aceh dan Sumatera. Bantuan tidak hanya diberikan kepada karyawan internal yang terdampak, tetapi juga kepada 140 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, termasuk UNDIP. Tim manajemen juga turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan sosial, tetapi juga membuka peluang kerja sama lebih luas dalam bidang pengembangan talenta, pemagangan, riset terapan, dan penyerapan lulusan. Dengan lebih dari 32.000 karyawan dan jaringan industri yang luas, Grup Busana Apparel membuka kesempatan bagi lulusan terbaik UNDIP untuk bergabung dan berkontribusi di sektor industri manufaktur dan garmen global. Melalui kegiatan ini, UNDIP dan Grup Busana Apparel menegaskan komitmen bersama untuk membangun generasi muda yang tangguh, berdaya saing, serta memiliki kepedulian sosial. Sinergi industri dan perguruan tinggi diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap tantangan zaman serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Komunikasi Publik/UNDIP/Hani ed.As3)

Share this :