UNDIP, Semarang (13/2) – Universitas Diponegoro menyelenggarakan Sosialisasi Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahun 2026 pada Jumat, 13 Februari 2026, bertempat di Hall Kewirausahaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNDIP, Kampus Tembalang. Kegiatan dihadiri oleh 304 orang, terdiri atas pimpinan universitas, dosen, serta mahasiswa tingkat akhir dari berbagai fakultas dan sekolah di lingkungan UNDIP.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai skema beasiswa LPDP, khususnya program Joint Degree/Double Degree serta skema Co-funding, sekaligus mendorong peningkatan jumlah lulusan UNDIP yang melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktor baik di dalam maupun luar negeri.
Hadir mewakili Rektor UNDIP, Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik UNDIP, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan LPDP dalam pengembangan sumber daya manusia unggul Indonesia serta peningkatan akses studi lanjut bagi civitas academica.
“Atas nama pimpinan universitas, kami menyampaikan terima kasih kepada LPDP atas kontribusinya dalam mendukung pendidikan tinggi di Indonesia. Program beasiswa ini membuka peluang besar bagi lulusan UNDIP untuk melanjutkan studi pada program-program unggulan di dalam maupun luar negeri,” ucap Wijayanto, Ph.D.
Ia juga menegaskan bahwa UNDIP terus memperluas kerja sama internasional melalui pengembangan program double degree yang sebelumnya terbatas kini semakin bertambah dan beragam. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas akademik mahasiswa sekaligus memperkuat daya saing lulusan di tingkat global. “Kami mendorong fakultas dan program studi untuk mengembangkan program double degree agar mahasiswa memiliki lebih banyak pilihan studi internasional. Kesempatan ini perlu dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh sivitas akademika,” tambahnya.
Sebagai narasumber utama, Direktur Beasiswa LPDP, Ir. Dwi Larso, M.SIE., Ph.D., memaparkan kebijakan, mekanisme seleksi, serta peluang studi lanjut melalui program LPDP. Ia menjelaskan bahwa LPDP mengelola dana abadi pendidikan yang dialokasikan untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul Indonesia melalui pendidikan berkualitas. “Hingga saat ini, puluhan ribu putra-putri terbaik bangsa telah menerima manfaat beasiswa LPDP. Program ini diharapkan mampu mencetak pemimpin masa depan yang kompeten, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional,” jelasnya.
Dalam paparannya, ia juga menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi serta menjaga integritas sebagai bekal utama dalam membangun bangsa. “Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju. Karena itu, generasi terdidik harus berani bermimpi besar, menjaga kejujuran, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang dipandu oleh Wakil Direktur Kemitraan dan Konektivitas Global UNDIP, Pulung Widhi Hari Hananto, S.H., M.H., LL.M. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan terkait persiapan studi lanjut, strategi lolos seleksi, hingga peluang kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, UNDIP menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi serta memperluas akses mahasiswa dan dosen terhadap program beasiswa internasional. Diharapkan, semakin banyak lulusan UNDIP yang mampu berkiprah di tingkat global dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. (Komunikasi Publik/UNDIP/Hani ed. As3)









